JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan enam nama menteri baru, salah satunya Sandiaga Salahuddin Uno. Masuknya Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu di dalam Kabinet Indonesia Maju mendapat tanggapan sinis dari partai koalisi Jokowi.
Politikus Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago menyinggung jerinh payah partai koalisi dalam kontestasi Pilpres 2019. Saat itu Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden (cawapres) berpasangan dengan Prabowo Subianto.
"Ada nama Sandiaga Uno ikut masuk, artinya percuma kemarin saya dan teman-teman koalisi berdarah-darah di pilpres," ujar Irma di Jakarta, Selasa (22/12/2020).
Komisaris Pelindo I ini menyayangkan ada mantan capres dan cawapres yang merupakan kompetitor saat Pilpres 2019 ikut masuk ke dalam kabinet.
"Bukan tidak setuju, kalau capres dan cawapres lawan dua-duanya masuk kabinet. Untuk apa ada pilpres kemarin yang hampir saja membelah Indonesia menjadi dua," ucapnya.
Sumber: RMOL/News/Antara
Editor: Hary B Koriun
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…
Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang meraih pengakuan…