JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan enam nama menteri baru, salah satunya Sandiaga Salahuddin Uno. Masuknya Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu di dalam Kabinet Indonesia Maju mendapat tanggapan sinis dari partai koalisi Jokowi.
Politikus Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago menyinggung jerinh payah partai koalisi dalam kontestasi Pilpres 2019. Saat itu Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden (cawapres) berpasangan dengan Prabowo Subianto.
"Ada nama Sandiaga Uno ikut masuk, artinya percuma kemarin saya dan teman-teman koalisi berdarah-darah di pilpres," ujar Irma di Jakarta, Selasa (22/12/2020).
Komisaris Pelindo I ini menyayangkan ada mantan capres dan cawapres yang merupakan kompetitor saat Pilpres 2019 ikut masuk ke dalam kabinet.
"Bukan tidak setuju, kalau capres dan cawapres lawan dua-duanya masuk kabinet. Untuk apa ada pilpres kemarin yang hampir saja membelah Indonesia menjadi dua," ucapnya.
Sumber: RMOL/News/Antara
Editor: Hary B Koriun
Keterlambatan pasokan BBM ke Pulau Bengkalis menyebabkan antrean panjang di SPBU. Warga juga mengeluhkan mahalnya…
Seekor bayi Gajah Sumatera betina lahir sehat di Taman Nasional Tesso Nilo. Kelahiran ini menambah…
Belanja pegawai Kepulauan Meranti mencapai 34,37 persen dari APBD. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan serius…
Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan SPMB 2026/2027 harus bebas titipan, jual beli kursi, pungli, dan penyalahgunaan…
GMKR Riau resmi dideklarasikan di Pekanbaru dengan agenda pengembalian kedaulatan rakyat serta sorotan terhadap pengaruh…
Harga Pertamax naik hingga Rp16.250 per liter memicu lonjakan antrean Pertalite di SPBU Pangkalan Kerinci,…