Categories: Nasional

Kopi tanpa Ampas Bisa Kurangi Risiko Diabetes

(RIAUPOS.CO) — Kabar gembira untuk pencinta kopi. Menurut penelitian terbaru, kopi dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Internal Medicine itu mengungkapkan manfaat tersebut tergantung dari cara Anda meracik kopi. 

Ternyata kopi yang disaring atau tanpa ampas jauh lebih bermanfaat bagi mereka yang berisiko terkena diabetes. Temuan dari Chalmers University of Technology dan Umea University di Swedia, menggunakan metode baru untuk membantu membedakan antara efek kopi yang disaring dan kopi rebus. Kesimpulannya, kopi disaring lebih sehat bagi mereka yang berisiko. 

"Kami telah mengidentifikasi molekul spesifik ‘biomarker’ dalam darah pencinta kopi dari asupan berbagai jenis kopi. Biomarker ini kemudian digunakan untuk analisis ketika menghitung risiko diabetes tipe 2," kata peneliti studi Rikard Landberg, Profesor di Universitas Umea seperti dilansir NDTV, Kamis (19/12). 

Hasilnya menunjukkan bahwa kopi yang disaring memiliki efek positif dalam hal mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 (dua). Namun kopi biasa tidak menunjukkan manfaat itu.  Dengan penggunaan biomarker ini, para peneliti dapat menunjukkan bahwa orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi yang disaring tanpa ampas sehari memiliki risiko 60 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 daripada orang yang minum kurang dari satu cangkir kopi yang disaring. Para peserta juga diminta untuk menjawab kuesioner diet. 

Peneliti me­ngi­dentifikasi konsentrasi darah molekul dari makanan atau minuman tertentu dan menggunakannya sebagai pengukuran asupan yang objektif. Ketika Anda menyaring kopi, maka akan mendapatkan manfaat kesehatan dari banyak molekul lain yang ada, seperti zat fenolik. 

"Dalam jumlah sedang, kafein juga memiliki positif efek kesehatan," kata Landber. 

Beberapa jenis kopi lainnya belum diselidiki secara khusus dalam penelitian ini. Misalnya kopi instan, espresso, cafetiere, dan lainnya.(jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Revitalisasi Pasar Bawah Mangkrak, Wako Pekanbaru Minta Maaf ke Pedagang

Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru mencapai 60 persen meski ditargetkan selesai 2025. Wako minta maaf…

18 menit ago

Parkir di Halaman Minimarket Ditagih Rp15 Ribu, Jukir Liar Kabur Saat Didatangi Petugas

Jukir liar diduga meminta tarif parkir Rp15 ribu di Jalan Sudirman Pekanbaru. Dishub turun tangan…

19 menit ago

77 Peserta Lolos ke Tahap Wawancara Seleksi Kepala Sekolah di Inhu, Pendaftarnya Ternyata Minim

Sebanyak 77 peserta mengikuti uji kompetensi seleksi kepala sekolah TK, SD, dan SMP Negeri di…

22 menit ago

Malam Ini! Habib Syech Hadir di Masjid Raya Annur, Warga Diajak Ramaikan Riau Bershalawat

Riau Bershalawat bersama Habib Syech digelar Senin malam di Masjid Raya Annur Pekanbaru. Masyarakat dan…

1 jam ago

Harga BBM Pertamina Terbaru Agustus 2026: Pertamax Turbo Turun Rp1.000 per Liter

Harga BBM non-subsidi Pertamina turun mulai 1 Agustus 2026. Pertamax Turbo, Pertamax, dan Pertamax Green…

2 jam ago

Aksi Curanmor Terbongkar, Pelaku 18 Tahun Ditangkap di Kediaman Mertua

Polisi menangkap pemuda 18 tahun terduga pelaku curanmor di Inhu. Motor korban dicuri saat dini…

22 jam ago