Categories: Nasional

Polisi Temukan 7 Ha Lahan Ganja Senilai Rp52 Miliar di Sumut

MEDAN (RIAUPOS.CO) — Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap keberadaan ladang ganja yang ditaksir bernilai puluhan miliar. Daun berbahaya ini ditemukan di Pegunungan Tor Sihite, Desa Hutatua Pardomuan, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto mengatakan, penemuan ladang ganja ini terjadi pada Kamis (21/11) sekitar pukul 05.30 WIB. Ladang ganja pertama ditemukan oleh Sat Narkoba Polres Mandailing Natal berdasarkan laporan masyarakat.

"Sat Narkoba Polres Madina (Mandailing Natal) melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan ladang ganja seluas 7 hektare (Ha)," kata Eko kepada wartawan, Sabtu (23/11).

Ladang ganja yang ditemukan terbagi dalam 5 lokasi. Di lokasi pertama seluas 1 hektare dengan jumlah 60 ribu batang pohon ganja. Diperkirakan sudah berusia 6-7 bulan. Kemudian di lokasi 2 ditemukan 2 hektare dengan jumlah 120 ribu batang pohon ganja dengan usia yang sama.

Selanjutnya, di lokasi 3 ditemukan 2 hektare dengan jumlah 120 ribu batang pohon ganja. Di lokasi 4 ditemukan 1 hektare dengan jumlah pohon ganja 60 ribu. Di lokasi 5 juga ditemukan 1 hektare dengan jumlah 60 ribu batang pohon ganja. Seluruhnya berusia 6-7 bulan.

"Jumlah keseluruhan ladang ganja sebanyak 7 hektare dengan jumlah 420 ribu batang pohon ganja dan diperkirakan seharga Rp52,5 miliar," tambah Eko.

Selanjutnya, ladang ganja ini langsung dimusnahkan ditempat. "Dimusnahkan ladang ganja sebanyak 7 hektare yang terdiri dari 5 lokasi, dengan cara membakar di lokasi," jelasnya.

Adapun sebanyak 54 batang pohon ganja disita sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini polisi masih mengejar pemilik ladang ganja tersebut.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

2 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

5 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

5 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

21 jam ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

2 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

2 hari ago