ksal-sebut-jabatan-panglima-tni-hak-prerogatif-presiden
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono enggan banyak komentar terkait posisi panglima TNI yang digadang-gadangkan akan diserahkan kepada dirinya.
Bila merujuk masa dinas Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang akan habis, dalam waktu dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang sudah harus menunjuk panglima TNI baru.
Yudo termasuk pejabat TNI yang digadang-gadang akan menggantikan Hadi. Saat ditanya mengenai hal itu, dia menyatakan bahwa semua keputusan terkait pengisi jabatan panglima TNI tergantung kepada presiden.
"Serahkan saja kepada presiden. Itu hak prerogatif presiden," tegasnya, Kamis (23/9). Dia enggan merespons isu-isu yang beredar berkaitan dengan pergantian panglima TNI.
Sebagai prajurit TNI, Yudo menegaskan, harus siap melaksanakan tugas apapun. "Kita prajurit apapun yang ditugaskan harus siap melaksanakan tugas," imbuhnya.
Menurut dia, itu tidak hanya berlaku bagi dirinya. Melainkan turut berlaku bagi seluruh personel TNI. "Jadi, semua prajurit. Bukan saya saja. Anda tanya siap melaksanakan tugas, (jawabannya) siap pasti," tambah pria yang pernah bertugas sebagai panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I itu.
Saat ini, Yudo bersama seluruh jajaran TNI AL diberi tugas membantu pemerintah menanggulangi Covid-19. Menurut dia, pihaknya terus mengagendakan serbuan vaksinasi. Selain itu, pihaknya juga menyebar tenaga medis TNI AL untuk membantu penanggulangan Covid-19 di daerah.
Termasuk menyiapkan kapal bantu rumah sakit baru. Kemudian rumah sakit khusus Covid-19, dan dapur lapangan yang sehari-hari menyuplai kebutuhan pasien Covid-19 di tempat isolasi mandiri.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…