kartu-memori
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dion seorang fotografer di sebuah production house. Suatu hari ia mendapatkan perintah untuk mengambil foto di acara pelantikan seorang pejabat di Kota Pekanbaru.
Malam hari sebelum acara, Dion masih mengambil foto suasana jalan Kota Pekanbaru hingga pukul 00.00 WIB.
Usai mengambil foto malam itu, ia pulang ke rumah untuk meng-copy foto ke dalam hard disk komputernya.
Setiba di rumah, Dion mencabut memory card (kartu memori) dari dalam kamera dan memasangkan kartu memori tersebut ke card reader dan kemudian menyambungkan ke port USB komputer.
Setelah memastikan foto sudah tersimpan ke hard disk komputer, Dion menyimpan kamera ke dalam tas.
Pagi pun tiba. Setelah bersiap, Dion berangkat ke tempat acara pelantikan pejabat yang dimaksud.
Setiba di sana, Dion langsung mengeluarkan kameranya dan mencoba mengambil sepetik foto.
Saat menekan tombol shutter, Dion merasakan hal aneh.
"Eh, kok lunak ya shutter-nya," kata Dion dalam hati.
Setelah melihat layar kameranya, ternyata kartu memori tidak ada di dalam kameranya. Kartu itu tertinggal di dalam card reader di rumah Dion.
"Alamak….!!! Kartu memori tinggal di card reader!" teriak Dion kesal sambil menepuk jidatnya.(bay)
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…