wako-ingin-alquran-hidup-di-hati-masyarakat
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Mewujudkan Kota Dumai Idaman yang baldatun thoyyibatun warabbun ghofur, sebagaimana visi dan misi Kota Dumai selama masa kepemimpinan H Paisal, sejumlah kegiatan keagamaan terus ditingkatkan.
Tidak hanya kegiatan keagamaan yang notabene hanya diikuti oleh kalangan orang dewasa dan orang tua, namun kegiatan keagamaan dari sejak usia dini juga terus ditingkatkan, di antaranya kegiatan khatam Alquran siswa sekolah dasar dan sekolah menengah di Kota Dumai.
"Kami ingin Alquran hidup di hati masyarakat Kota Dumai, khususnya kepada generasi muda penerus bangsa," kata Wali Kota Dumai H Paisal, Sabtu (21/5).
Lanjut Paisal, untuk mencapai tujuan tersebut, selain peran kepala sekolah dan para guru, peran orang tua sebagai ujung tombak sekaligus kelompok masyarakat terkecil dinilai sangat penting untuk mendukung program khidmat pendidikan siswa beradab agar dapat terealisasi dengan baik.
"Jika Alquran hidup di sekolah, di lingkungan sekitar dan di Kota Dumai, saya yakin keberkahan di Kota Dumai akan selalu diberikan oleh Allah dan kemaksiatan yang ada di Kota Dumai akan hilang," ucapnya di hadapan 110 anak hafiz yang akan diwisuda.
Dengan diterapkannya Alquran di dalam kehidupan sehari-hari khususnya kalangan remaja, maka kata Paisal, akan menempa mereka untuk berakhlak mulia sesuai tuntunan agama dan menghindari mereka dari perbuatan yang salah.
"Kami mohon kepada ayah dan bunda untuk selalu memberikan perhatian kepada anak-anak kita. Bekali mereka dengan ilmu agama. Insya Allah Kota Dumai Idaman ini betul-betul menjadi kota yang baldatun thoyyibatun warabbun ghofur," harap Paisal.
Perlu diingat, remaja saat ini merupakan generasi penerus bangsa dan pemimpin di kemudian hari, sehingga perlu ditanamkan ilmu-ilmu agama sehingga akan terciptalah pemimpin yang amanah ke depannya yang akan memajukan Indonesia dan Dumai khususnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Dumai sudah melaksanakan kegiatan khatam Alquran, juz 30 kepada 1.235 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Dumai secara serentak, Senin (9/5) lalu.
1.235 siswa yang melaksanakan khatam Alquran juz 30 tersebut berasal dari 60 sekolah dengan rincian 41 sekolah dasar dan 19 sekolah menengah pertama.
1.235 peserta wisuda tahfiz quran yang diselenggarakan Pemko Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini terdiri dari 651 siswa tingkat SD dan 584 peserta didik tingkat SMP.(mx12/hen)
Laporan RPG, Dumai
Pemko Pekanbaru mulai terapkan WFH bagi ASN. Skema kerja diatur masing-masing OPD, namun pelayanan publik…
Driver ojol di Siak dirampok dan diserang dengan senjata tajam. Dua pelaku ditangkap, dua lainnya…
Bupati Rohul serahkan bantuan korban kebakaran di Lenggopan dan janji bangun kembali rumah. Korban diharapkan…
Gangguan server pusat membuat layanan KTP-el di Pekanbaru terhenti sementara. Disdukcapil minta warga bersabar hingga…
Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengalami kecelakaan. Korban luka serius dan dirawat intensif di…
Pemkab Siak membuka seleksi direksi PT BSP. Kesempatan terbuka bagi putra putri terbaik dengan kualifikasi…