Categories: Nasional

Arab Saudi Berlakukan Jam Malam

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Arab Saudi menerapkan jam malam di seluruh wilayah mulai Senin (23/3), demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), mengingat jumlah pasien positif yang terus naik dalam beberapa hari terakhir. Sementara itu, otoritas di Uni Emirat Arab (UAE) menghentikan sementara penerbangan langsung dan transit dari dan ke negara itu.

"Raja Salman dari Arab Saudi memberlakukan jam malam mulai pukul 19.00 sampai 06.00 waktu setempat selama 21 hari," tulis kantor berita SPA, Senin.

Aturan baru itu akan mulai diterapkan pada Senin sore. Di sisi lain, UAE akan menghentikan sementara penerbangan selama dua pekan demi mencegah penyebaran virus, kata kantor berita WAM, Senin. Akan tetapi, aturan itu tidak berlaku untuk layanan kargo.

Kementerian Kesehatan UAE juga menutup seluruh pusat perbelanjaan dan komersial dan hanya mengizinkan apotek, supermarket, dan pusat penjualan sayur-mayur, ikan, daging, demikian laporan dari WAM. Layanan restoran di UAE hanya diperbolehkan untuk pesan antar.

WAM melaporkan penutupan itu akan berlaku selama dua pekan dan akan dimulai dalam waktu 48 jam ke depan. Akan tetapi, keputusan itu masih dapat berubah melihat perkembangan situasi. Pemerintah UAE meminta masyarakat tetap berada di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja makanan dan obat-obatan dan bekerja, sebut WAM dalam laporannya.

Pemerintah Arab pada Ahad (22/3) melaporkan 119 kasus baru positif Covid-19 sehingga total pasien mencapai 511 jiwa. Angka itu jadi yang tertinggi di wilayah Teluk Arab, kata Kementerian Kesehatan.

Total pasien Covid-19 di enam negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) mencapai 1.700. Bahrain melaporkan kasus kematian kedua akibat Covid-19 pada Ahad (22/3). Korban merupakan seorang warga Bahrain yang dipulangkan dari Iran. Alhasil, total korban meninggal dunia di negara anggota GCC jadi empat orang.

Otoritas di kawasan teluk memberlakukan sejumlah aturan demi menekan penyebaran virus. Pemerintah Kuwait dan Pemerintah Arab Saudi telah menghentikan penerbangan internasional dan meliburkan kegiatan di sejumlah lembaga, serta menutup sejumlah sarana umum.

Tidak hanya itu, pemerintah di negara teluk juga mengucurkan paket stimulus untuk melindungi perekonomian yang sebagian besar bergantung pada sektor energi. Pasalnya, selain pandemi Covid-19, perekonomian di wilayah itu juga diguncang anjloknya harga minyak.

"UAE, negara yang jadi pusat wisata dan bisnis di teluk, menyetujui alokasi dana bantuan tambahan senilai 16 miliar dirham (setara 4,4 miliar dolar AS), sehingga total nilai paket stimulus mencapai 126 miliar dirham," demikian keterangan dari Wakil Presiden Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum lewat unggahannya di media sosial Twitter.

Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum merupakan petinggi yang membawahi Dubai. Sektor wisata dan hiburan di Dubai, wilayah dengan perekonomian paling beragam di kawasan Teluk, terdampak cukup parah oleh krisis Covid-19 karena lumpuhnya sebagian besar aktivitas penerbangan dunia.

Emirates, maskapai yang berkantor pusat di Dubai dan penyedia jasa penerbangan terbesar dunia, pada Ahad (22/3) mengumumkan akan memberhentikan sementara seluruh jadwal terbang, kecuali penerbangan pulang ke-13 negara pada Rabu (25/3).

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago