Ilustrasi
RENGAT (RIAUPOS.CO) – Ratusan guru PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengeluhkan gaji bulan Januari 2026 yang hingga kini belum dibayarkan, padahal saat ini sudah memasuki pekan terakhir Februari 2026.
Dari total 3.055 PPPK paruh waktu di lingkungan Pemkab Inhu, sebanyak 344 orang di antaranya merupakan tenaga guru.
“Saat ini sudah pekan terakhir di bulan Februari. Sementara gaji bulan Januari belum kunjung dibayarkan,” ujar salah seorang guru yang berdomisili di Kecamatan Seberida dan enggan disebutkan namanya, Sabtu (22/2).
Ia mengaku, belum diterimanya gaji Januari membuatnya harus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Salah satunya dengan meminjam uang kepada rekan.
Terlebih lagi, kebutuhan berbuka dan sahur selama Ramadan harus tetap terpenuhi. “Gaji kami bulan Februari sudah dibayarkan, tetapi kenapa gaji bulan Januari belum dibayarkan,” ungkapnya.
Ia berharap, sebelum Februari berakhir, gaji Januari dapat segera dibayarkan. Selain itu, gaji bulan Maret mendatang diharapkan bisa dicairkan tepat waktu.
Di tempat terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Inhu, Ria Herlina, saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa pihaknya telah mentransfer gaji guru, termasuk PPPK paruh waktu, untuk Januari 2026 ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
Namun, dalam proses pencairan dan transfer ke rekening para guru, bendahara gaji di Disdikbud mengalami sakit. Bahkan, bendahara tersebut dalam kondisi darurat medis hingga sempat tidak sadarkan diri atau koma.
“Saya rasa tidak saja bagi guru PPPK paruh waktu, tetapi akan berdampak kepada semua guru hingga tenaga kependidikan di bawah naungan Disdikbud,” ujar Ria Herlina.
Menurutnya, Disdikbud saat ini sedang melakukan pendataan ulang terhadap guru yang gajinya sudah sempat ditransfer untuk Januari. Langkah itu dilakukan guna menghindari kemungkinan pembayaran ganda.
“Jumlah guru se-Kabupaten Inhu mencapai ribuan. Tentunya perlu waktu proses cek dan kami menjamin gaji guru, khususnya PPPK paruh waktu, tetap dibayarkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Inhu, Syahruddin, hingga berita ini diturunkan belum berhasil dihubungi. Konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga belum mendapat balasan.(kas)
Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026 di Pekanbaru berakhir meriah, diikuti ratusan peserta dan jadi…
Pemprov Riau gelar pasar murah di Pekanbaru dan Kampar untuk jaga harga dan stok bahan…
Lubang di flyover Sudirman Pekanbaru membahayakan pengendara dan berisiko picu kecelakaan, warga minta segera diperbaiki.
Sebanyak 19.709 siswa SD di Pekanbaru mengikuti TKA yang digelar bertahap di 311 sekolah dengan…
Galangan kapal PT MNS di Siak mulai dibangun dengan investasi Rp300 miliar dan diperkirakan menyerap…
Sebanyak 438 CJH Pekanbaru diberangkatkan 23 April 2026. Wako Agung Nugroho lepas langsung, jemaah lebih…