Categories: Nasional

Komisi III DPR Pilih 8 Hakim Agung

JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Delapan nama yang akan menjabat sebagai hakim agung telah dipilih oleh Komisi III DPR.  Delapan nama ini telah diputuskan setelah komisi hukum melakukan rapat pleno.

Ketua Komisi III DPR Herman Hery mengatakan keputusan memilih delapan nama yang akan menjadi hakim agung ini berdasarkan musyawarah dan mufakat. Sehingga tidak ada mekanisme voting.

“Berdasarkan musyawarah mufakat, maka persetujuan atas nama calon hakim agung dan hakim ad hoc telah diputuskan,” ujar Herman Hery di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/1).

‎Dari delapan nama tersebut. Ada dua nama yang tidak diloloskan oleh Komisi III DPR. Mereka adalah Sartono dan Willy Farianto.

Sementara Mahkamah Agung (MA) yang membutuhkan sebelas hakim agung. Menurut Herman, Komisi III DPR akan kembali melakukan fit and proper test. Sebab dalam seleksi yang dilakukan dewan hanya delapan hakim yang memenuhi syarat.

“Kalau bicara kebutuhan hakim agung masih banyak kami serahkan prosesnya ke KY. Kami siap saja kapan lagi KY mengajukan nama-nama,” katanya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berharap delapan nama yang dipilih oleh DPR bisa akan bisa melakukan terobosan di MA dalam berbagai hal. “Harapan kami hakim agung yang dipilih bisa melakukan terobosan dalam mengatasi situasi di MA. Terobosan sistem dan mekanisme infrastruktur terkait penanganan perkara,” ungkapnya.

‎Sekadar informasi Komisi III DPR telah memilih delapan nama calon hakim agung. Mereka adalah.
Soesilo untuk kamar pidana, Dwi Sugiarto, Rahmi Mulyati untuk kamar perdata, Busra untuk kamar agama, Brigjen TNI Sugeng Sutrisno untuk kamar militer, Agus Yunianto untuk ad hoc tipikor, Ansori untuk ad hoc tipikor, dan Sugiyanto untuk kamar hubungan industrial.

Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Aktivitas Tambang Ilegal Dibongkar, Lima Rakit PETI Dibakar Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…

16 jam ago

Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Kecamatan Ini Jadi Sorotan

Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.

16 jam ago

Keluhan Warga Meningkat, Wabup Rohul Minta PLN Benahi Pasokan Listrik

Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…

16 jam ago

3.000 Peserta dan 12 Mobil Hias Semarakkan Pawai Waisak di Pekanbaru

Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…

18 jam ago

Kasus Sadis Sopir Truk Minyakita di Pekanbaru Terungkap, Rekan Kerja Jadi Otak Pelaku

Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…

19 jam ago

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

2 hari ago