kucing-hilang
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu sore, Fida (25) sedang kebingunan mencari sesuatu. Ia bolak-balik keluar masuk rumah dan ke halaman. Usut punya usut, ia sedang mencari kucing kesayangannya yang merupakan kucing ras.
Rumah Fida memiliki pagar, sehingga kecil kemungkinan bagi kucingnya untuk melewati pagar tersebut, karena tubuh kucingnya termasuk gendut.
Menyerah mencari-cari di dalam dan halaman, akhirnya Fida berspekulasi jika si kucing berhasil keluar pagar atau dicuri orang. Karena rumah Fida berada dalam kompleks, ia pun bertanya ke tetangga-tetangganya siapa tahu ada yang melihat kucingnya yang berwarna oranye itu.
Ibu-ibu di kompleks itu pun turun ke jalan mencari kucing Fida. Bahkan ibu RT mengumumkan hilangnya kucing Fida di masjid kompleks agar cepat ditemukan.
Karena hari sudah menjelang Magrib, ibu-ibu pun menyerah dan menyarankan Fida untuk mengecek kembali ke rumah. Bisa jadi kucing hanya tertidur di tempat yang tak terlihat.
Fida pun pulang. Saat hendak mencuci piring, ia melihat kain berwarna oranye teronggok di lantai, namun di beberapa bagian memiliki bulu lebat, yang tiba-tiba mengeong.
"Alamaak….! Sudah membuat heboh sekompleks ternyata tidur di sini," ujar Fida kesal dan lega melihat kucingnya menguap tanpa rasa bersalah.(anf)
Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…
Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…
Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…
Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…
Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…
Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…