Categories: Nasional

Dimarahi Ketua Fraksi di Hari Pertama Masuk Kantor

BANDUNG (RIAUPOS.CO) — Farhan salah satu dari 14 artis yang terpilih menjadi anggota DPR RI masa bakti 2019-2024. Farhan mewakili daerah pemilihan (dapil) 1 Jawa Barat, meliputi Bandung dan Cimahi.

Farhan melaju ke Senayan menggunakan kendaraan politik Partai Nasdem. Mantan presenter Lepas Malam dan Om Farhan ini jadi wakil rakyat setelah mengumpulkan lebih dari 52 ribu suara di pemilihan legislatif, April lalu.

"Sekarang setiap Senin sampai Kamis, saya berkantor di Kompleks Parlemen Gatot Subroto nomor 6 Jakarta Pusat. Kerjaannya duduk mendengarkan orang. Kalau ada yang mesti dimarahin, saya marahi sekalian karena itulah kerjaan anggota DPR ha ha ha!" seloroh Farhan.

Farhan dipercaya memperkuat Komisi I DPR RI. “Saya mengurusi pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informasi termasuk Lembaga Sensor Film itu jadi konsentrasi kami,” imbuh aktor kelahiran Bogor, Jawa Barat, 25 Februari 1970.

Sementara Jumat sampai Minggu, Farhan bagi-bagi perhatian dengan urusan sosial di daerah Bandung dan Cimahi, serta urusan keluarga. Farhan mengakui, menjadi wakil rakyat bukan perkara mudah.

Terbiasa di dunia hiburan, kini bintang film Dilan 1990 harus menyesuaikan diri dengan ritme kerja di Senayan. "Hari pertama ngantor rasanya campur aduk," ungkap Farhan.

Salah satu penyesuaian yang mesti dijalani Farhan, terkait cara berpakaian. Terbiasa tampil kasual di panggung, kini ia diminta berbusana serba rapi. “Saya tidak terbiasa dengan pakaian super-rapi. Kayak gini, hari pertama ngantor saya dimarahi. Enggak boleh, mesti ganti minimal pakai kemeja yang dimasukkan dan dasi. Atau pakai kemeja tanpa dasi tapi pakai jas. Atau pakai batik,” beber Farhan.

Hari pertama ngantor, ia mengenakan kaus berkerah yang dipadukan dengan celana bahan. Farhan pun dimarahi. Pertanyaannya, siapa yang berani memarahi wakil rakyat? "Ketua Fraksi (yang memarahi saya). Ha ha ha!" ujarnya.

Film bertajuk Dilan 1990 yang dibintangi Farhan ini rilis di bioskop Tanah Air pada 25 Januari 2018.(int/eca)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kapolda Riau Tinjau TKP Gajah Sumatera Dibunuh, Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…

9 jam ago

Tradisi Mandi Balimau 2026, Muara Lembu Disiapkan Jadi Lokasi Utama

Pemkab Kuansing merencanakan tradisi mandi balimau jelang Ramadan dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, namun masih…

9 jam ago

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

2 hari ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

2 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

2 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago