Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly (tengah) didampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Sjafruddin (kanan) menerima pandangan terhadap Revisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Ketua Badan Legislasi (Baleg) Supratman Andi Agtas dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung Paripurna I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengaku diminta kembali oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi menteri di Kabinet Kerja jilid II. Yasonna menyebut, diminta Jokowi segera membereskan omnibus law, satu Undang-undang yang sekaligus merevisi beberapa Undang-undang.
“Presiden minta saya bantu kembali, kami discuss banyak. Beliau minta agar dua omnibus law yang disampaikan beberapa waktu lalu di pidato pertama beliau di MPR bisa diselesaikan segera,” kata Yasonna usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10).
Selain itu, Jokowi juga meminta Yasonna membereskan peraturan di level kementerian terkait percepatan investasi. Termasuk, membereskan bagaimana Perda-perda bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Lalu, membahas juga soal imigrasi, khususnya masih ada keluhan tentang orang asing masuk, bahkan ditengarai ada staf kita kurang, pelayanan kurang baik. Lalu over-capacity lapas, harus kita selesaikan,” ucap Yasonna.
Selain itu, Yasonna mengatakan ia juga akan fokus pada penyelesaian revisi UU Narkotika di periode kedua jabatannya kelak. Plus, sinergi Polri dan BNN.
Ketua DPP PDIP bidang Hukum ini juga mengatakan ia akan segera mundur dari DPR setelah kembali jadi Menkumham.
“Besok setelah dilantik, saya akan segera mengajukan pengunduran diri ke DPR,” pungkas Yasonna.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Kecelakaan di Tol Permai libatkan minibus dan truk mogok, satu tewas dan tiga luka berat.…
Puluhan guru bantu di Kampar belum menerima honor selama 4 bulan. DPRD dorong solusi cepat…
Pemko Pekanbaru beri penghargaan kepada warga Binawidya yang melaporkan lokasi sampah ilegal, dorong partisipasi publik…
RS Pratama Penyagun di Meranti belum beroperasi meski sudah dibangun Rp42 miliar. Kendala izin dan…
Hujan deras picu banjir di Pekanbaru, enam warga dievakuasi di Rumbai Timur, sementara genangan di…
PSPS Pekanbaru menang 4-2 atas Persekat Tegal. Gamaroni tampil gemilang dengan hattrick dalam laga Pegadaian…