Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Melchias Markus Mekeng. (foto/jpnn.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Melchias Markus Mekeng mengatakan pihaknya belum membahas soal penambahan kursi pimpinan MPR.
Menurut Mekeng, Golkar masih berpegang pada UU Nomor 2/2018 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 17/2014 tentang MD3 yang menetapkan pimpinan MPR hanya lima orang.
“Kami tetap berpegang pada UU MD3 yang ada, belum ada pembahasan,” ujar Mekeng di Jakarta, Kamis (22/8).
Mekeng kemudian memaparkan alasan dibalik sikap Fraksi Partai Golkar. Bahwa UU MD3 masih baru direvisi. Terhitung disahkan 2018 lalu. Artinya, undang-undang hasil revisi itu efektif baru dipergunakan setahun belakangan.
“Jadi, kami tidak menolak, tetapi juga tidak mendukung karena kami belum membahas,†ucapnya.
Pria yang juga menjabat Ketua Komisi XI DPR lebih lanjut menyatakan, Fraksi Partai Golkar siap dengan sistem paket pimpinan yang ada dalam UU MD3 sekarang. Karena sistem paket juga bagian dari demokrasi yang dijalankan.
“Kami serahkan ke mekanisme dan kesepakatan yang berkembang saja,†kata Mekeng.
Usulan penambahan kursi pimpinan MPR mengemuka sebagaimana wacana yang digagas Partai Amanat Nasional (PAN). Partai ini mengusulkan pimpinan MPR ditambah menjadi sepuluh orang, dengan rincian terdiri dari sembilan fraksi partai politik dan satu perwakilan DPD.(gir)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…