Categories: Nasional

ISESS Dukung Prabowo Borong 6 Jet Tempur Korsel

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pengamat Militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mendukung kebijakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dalam membeli kembali 6 jet tempur T-50i dari Korea Selatan. Sebab, pesawat jenis yang sama sudah dioperasikan sebanyak 16 unit oleh TNI AU.

Fahmi mengatakan, dengan pengalaman pengoperasian pesawat tersebut, membuat para prajurit TNI tidak perlu diberikan pelatihan dari awal. Sehingga penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) bisa efisien dan tidak menghabiskan anggaran serta waktu.

"Pengalaman pengoperasian ini menjadi penting karena dengan demikian kita tidak mulai dari nol baik soal penyiapan SDM, sarana prasarana pendukung, maupun kemampuan pemeliharaan sehingga akan ada efisiensi dari sisi waktu maupun biaya," kata Fahmi saat dihubungi, Kamis (22/7).

Selain itu, Fahmi menilai pembelian ini juga dapat meningkatkan posisi Indonesia dalam proses renegosiasi kerja sama pembangunan pesawat tempur generasi 4.5 KF-X/IF-X dengan Korea Selatan. Di mana kerja sama proyek tersebut pada April 2021 lalu telah diluncurkan prototype-nya dan menjadi salahsatu agenda penting kunjungan Menhan Prabowo Subianto ke Korea Selatan.

Kendati demikian, Fahmi mengingatkan, Kemhan juga harus tidak hanya melakukan pembelian alutsista. Namun, aspek pemeliharaan dan perawatan, serta peningkatan SDM harus juga diperhatikan.

"Karena secanggih apapun, sebaru apapun alutsista yang digunakan, potensi kefatalan yang mengakibatkan kerugian dan korban jiwa akan selalu membayangi jika ketersediaan anggaran yang memadai dan kedisiplinan dan pembinaan kemampuan terabaikan," pungkasnya.

Sebelumnya, Korea Aerospace Industries (KAI) dikabarkan telah mengumumkan penandatanganan kontrak pengadaan pesawat tempur dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI). Adapun pembelian ini berupa jet tempur taktis atau latih tempur T-50i sebanyak 6 unit.

"Untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan TNI AU, pada 2021, Kementerian Pertahanan melanjutkan kerja sama tersebut dengan rencana penambahan 6 unit Pesawat Tempur T-50i dengan KAI," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kemhan RI, Marsma TNI Penny Radjendra dalam keterangan tertulis, Kamis (22/7).

Penny menjelaskan, Kemhan RI telah melakukan kerja sama dengan KAI sejak 2014. Saat itu, tepatnya pada awal 2014, Kemhan pertama kali menerima 16 Unit Pesawat T-150i dari KAI Korea Selatan. Artinya, pengadaan 6 unit lagi kali ini merupakan kontrak yang kedua. Sekaligus kelanjutan kerja sama dengan perusahaan Korea Selatan tersebut.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kasus Korupsi Dana PI 10 Persen PHR Bergulir, Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Baru

Kejati Riau menetapkan 9 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana PI 10 persen PHR…

11 jam ago

Teror Monyet Berakhir, Dokter Hewan Ungkap Dugaan Alasan Satwa Ini Menyerang Warga

Monyet penyerang 18 warga di Tembilahan akhirnya ditangkap. Dokter hewan mengungkap sejumlah dugaan penyebab satwa…

11 jam ago

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

1 hari ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

1 hari ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

1 hari ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

1 hari ago