keripik-kentang-dumai-dipasarkan-hingga-jakarta
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Awal merintis usaha Keripik Kentang Mentari sejak 27 Juni tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19. Kala itu, ekonomi yang terpuruk sehingga terpikirkan ide untuk membuat sesuatu yang bisa menghasilkan uang dan akhirnya mengolah kentang ini menjadi keripik.
Keripik kentang dijual dengan harga terjangkau dalam kemasan Rp5 ribu, Rp10 ribu dan Rp15 ribu serta paket kiloan. Keripik kentang dikemas secara menarik dengan promosi yang gencar baik online dan offline.
Alhasil, Keripik Kentang Mentari begitu cepat berkembang dengan memiliki izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) PTSP dan izin kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Dumai.
Pemilik rumah produksi UMKM Keripik Kentang Mentari adalah Syarifah Dian Eka Sari mengaku keripik olahannya sudah dipasarkan hingga ke Jakarta, Meranti, Siak, Pekanbaru, Pelalawan, Bengkalis. "Sudah pernah pula dicicipi beberapa pejabat di Provinsi Riau ini. Ya, semuanya tak terlepas dari perhatian dan dukungan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM, Dinas Kesehatan dan Dinas PTSP," katanya.
Lebih jauh, Dian menambahkan dukungan dari dinas terkait dengan mengikutsertakan dirinya dalam berbagai pelatihan selama ini.
Pemko Dumai melalui Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM melakukan kegiatan monitoring pembinaan pengembangan pelaku usaha mikro ke Rumah Produksi UMKM Keripik Kentang Mentari, Rabu (21/7).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Dumai, Sepranef Syamsir didampingi Kasi Pendataan dan Pendaftaran Bidang UMKM Nurlaili, Mirdawati, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Medang Kampai Kamaruzaman ST, PPL Kecamatan Dumai Selatan Dedi Kasi SKom dan PPL Kecamatan Dumai Barat Aulia Anshori.(rpg/egp)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…