JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hasil sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1441 H malam tadi bulat memutuskan, 1 Zulhijah jatuh hari ini (22/7). Sehingga Iduladha yang digelar setiap 10 Zulhijah bertepatan dengan Jumat 31 Juli. Pemerintah mengingatkan supaya pelaksanaan salat Iduladha dan penyembelihan korban mematuhi protokol kesehatan.
Hasil sidang isbat malam tadi disampaikan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. Dia menjelaskan dari 84 titik pemantauan hilal atau rukyat yang tersebar dari 34 provinsi, ada 12 titik yang melaporkan berhasil melihat hilal. "Para perukyat itu sudah disumpah oleh hakim pengadilan agama setempat," kata Fachrul.
Hasil pemantauan hilal itu cocok dengan penghitungan astronomi atau hisab. Fachrul mengatakan sebelum sidang isbat telah disampaikan hasil kajian hisab oleh Cecep Nurwendaya selaku tim Hisab dan Rukyat Kemenag. Dalam paparannya Cecep menyampaikan bahwa hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk. Dengan rentang ketinggian mulai dari enam derajat sampai lebih dari delapan derajat di atas ufuk.
Fachrul mengatakan dua metode tadi, yaitu hisab dan rukyat, bukan untuk dipertentangakan. Seperti diketahui ormas Muhammadiyah menggunakan acuan hisab. Sementara ormas Nahdlatul Ulama (NU) memakai rukyat.(wan/jpg)
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…