Categories: Nasional

Dalami Peran Romy di Kasus DAK Tasikmalaya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kasus yang menjerat eks Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romy bertambah. Selain dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag), Romy juga diduga berperan dalam pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Kota Tasikmalaya tahun anggaran 2018.

KPK pun memeriksa Romy sebagai saksi untuk tersangka Wali Kota (nonaktif) Tasikmalaya Budi Budiman, Jumat (21/6). Usai pemeriksaan itu, Romy irit berkomentar terkait perannya dalam kasus tersebut. Dia tidak menjawab pertanyaan awak media atas dugaan keterlibatannya dalam perkara yang ditelisik KPK sejak April lalu itu.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik kemarin mendalami keterangan Romy terkait hubungannya dengan Budi Budiman dan Yaya Purnomo (PNS Kementerian Keuangan). Penyidik juga mengklarifikasi sejauh mana peran Romy dalam pengurusan anggaran di Kota Tasikmalaya.

”Penyidik perlu mengklarifikasi peran itu,” ungkap Febri.

Untuk diketahui, Budi Budiman merupakan politisi PPP yang dikenal cukup dekat dengan Romy. Itu lantaran Budi merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Tasikmalaya. Budi disangka sebagai pemberi suap Rp400 juta kepada Yaya Purnomo yang menjabat Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman Ditjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu.

Dalam kasus ini, KPK telah memproses sejumlah pihak. Selain Yaya, komisi antirasuah tersebut juga menyeret anggota Komisi XI DPR Amin Santono, Eka Kamaluddin (swasta), dan Ahmad Ghiast (swasta). Empat orang tersebut telah divonis bersalah di persidangan. Setelah melakukan pengembangan, KPK kembali memproses beberapa orang lain dalam perkara yang diawali dengan operasi tangkap tangan (OTT) pada 4 Mei tersebut. Yakni, anggota DPR Sukiman dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pegungungan Arfak, Papua Natan Pasomba.(tyo/jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago