Categories: Nasional

Polisi Tangkap Dua Orang Diduga Provokator Penolakan PSBB Dumai

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Polres Dumai bertindak tegas. Itu di buktikan dengan ditangkapnya dua tersangka yang diduga menjadi provokator penolakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Dumai. 

Informasi yang berhasil di himpun kejadian penolakan PSBB di Jalan Sudirman pada Senin (18/5/2020) malam lalu, berawal ketika adanya provokator  yang berusaha serta memaksa menghentikan kegiatan check point dengan cara memindahkan Water Barrier dan plang pengumuman check point sehingga petugas tidak dapat melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. 

Dari kejadian itu merembet ke pedagang kaki lima yang juga ikut menolak penerapan PSBB.

Padahal, sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, kegiatan PSBB itu berdasarkan Keputusan Walikota Dumai Nomor 34 Tahun 2020 tentang pedoman Pelaksanaan PSBB di Dumai terhitung mulai tanggal 18 Mei 2020 – 31 Mei 2020 mendatang. 

Berdasarkan kejadian tersebut, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Dumai berhasil melakukan penangkapan terhadap dua tersangka yang diduga sengaja memprovokasi dan menggerakkan sejumlah orang untuk melakukan perlawanan kepada tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dumai.

"Dua tersangka tersebut yakni  FD (40) seorang buruh, FD  diketahui  merupakan warga Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur dan  AS (36) yang memiliki alamat sama dengan tersangka FD," tutur Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH saat di hubungi, Jumat (22/5/2020) malam.

Ia mengatakan ada sejumlah barang bukti yang turut diamankan, seperti satu unit Water Barier orange, dua unit plang kegiatan PSBB, tiga unit Traffic Kun, satu tangkap surat tugas dan beberapa barang bukti lainnya terkait dengan tersangka seperti pakaian dan aksesoris pakaian tersangka. 

"Mereka sudah ditetapkan menjadi tersangka dan akan diproses secara hukum," tuturnya 

Kapolres Dumai mengimbau kepada seluruh masyarakat Dumai agar dapat mematuhi peraturan Walikota Dumai Nomor 34 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan PSBB Dumai dan jangan melakukan tindakan  melanggar ataupun melawan hukum.

"Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Gubernur Riau terkait PSBB. Jadi perlu diingat PSBB ini merupakan upaya pemerintah menyelamatkan masyarakat dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Dumai," terangnya.

Ia berharap masyarakat bisa bekerja dan mendisiplinkan diri dalam mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. 

"Kami sangat berharap pelaksanaan PSBB di Kota Dumai ini tidak di perpanjang lagi, namun itu perlu kesadaran secara kolektif dari masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan aturan PSBB yang telah di tetapkan," sebutnya.

Ia juga berdoa agar pandemi Covid-19 ini bisa berakhir di seluruh dunia khususnya Dumai. 

"Mari bersama-sama memutuskan mata rantai penularan Covid-19 di Kota Dumai," tutupnya.

Laporan: Hasanal Bulkiah (Dumai)
Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

1 hari ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

1 hari ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

1 hari ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

1 hari ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

1 hari ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

1 hari ago