Categories: Nasional

Disebut Hambat Program PSR, Kejari Hadirkan 10 Pengurus KUD

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Kejaksaan Negeri Kuansing mendapat tudingan tidak sedap. Lembaga Adhiyaksa ini disebut menghambat program peremajaan sawit rakyat (PSR) yang digulirkan pemerintah pusat tahun lalu. 

Mereka memeriksa sejumlah pengurus di 10 KUD yang melakukan peremajaan sawit rakyat di Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir. Mulai F1 sampai F10.

Pemeriksaan yang dilakukan pihak Kejari Kuansing berdampak pada ratusan anggota KUD keluar dan menarik diri sehingga program tidak berjalan.

Tudingan itu, langsung dijawab Kejari Kuansing Hadiman SH MH didampingi seluruh Kasi di lingkungan kejaksaan. Tidak hanya mereka, pihak Kejari Kuansing pun menghadirkan seluruh ketua-ketua dari 10 KUD, Ketua Forum 10 KUD Ronal Sihombing bersama Sekretaris Berlin Manurung, Rabu (21/4) di Kantor Kejari Kuansing.

Hadiman menjelaskan, Januari 2021 mereka menerima laporan dari masyarakat perihal dugaan penyimpangan dalam pengelolaan bantuan PSR, program Presiden RI melalui beberapa KUD.

Namum, program PSR ini diduga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sementara anggota 10 KUD sudah menyerahkan uang muka (DP) 15 persen pada PT Guna Tata Wahana (PT GTW) selaku pihak ketiga (rekanan) sekitar Rp5 miliar. 

Dari penyelidikan yang dilakukan, kerja sama peremajaan sawit rakyat di KUD itu masih berjalan. Terdapat kelebihan dana yang dibayarkan 15 persen oleh KUD pada rekanan. Kelebihan uang tersebut, karena ratusan anggota yang mengundurkan diri ikut program tersebut.

"Jadi ketika 10 KUD ini sepakat bekerja sama dengan PT TGW, otomatis mereka menyerahkan uang 15 persen. Belakangan ada anggota yang mundur sehingga terjadi kelebihan uang,"ujar Hadiman.

Kelebihan uang itu masih tersimpan di rekening tinggal pihak rekanan mengembalikannya pada KUD. 

Sementara, ratusan anggota KUD yang mundur itu, jauh sebelum pihaknya melakukan pemeriksaan karena ada laporan masyarakat. 

"Jadi kita tidak pernah menghambat program pemerintah ini. Anggota KUD sudah mundur sebelum dilakukan pemeriksaan,"ujarnya.

Ketua Forum 10 KUD Ronal Sihombing bersama Sekretaris Berlin Manurung, menegaskan tudingan pada pihak Kejari Kuansing tidaklah benar.  Tidak ada Kejari Kuansing menghambat program PSR pemerintah pusat di Kuansing terutama pada mereka. 

Soal anggota mereka yang banyak mundur, Ronal tegas mengatakan jauh sebelum adanya pemeriksaan. Mereka mundur mengingat harga tandan buah segar sawit saat ini yang masih tinggi dan perkebunan sawit mereka yang masih berproduksi dengan baik.

Selain itu, ada tanggungan yang memang harus mereka selesaikan terlebih dahulu. Menurutnya, ada 5.000 hektare lahan yang dikerjasamakan 10 KUD dengan PT TGW. Ke 10 KUD di F1 sampai F10 itu masing-masing, F1 KUD Wana Bakti, F2 KUD Tupan Tribakti Sarimas, F3 KUD Pratama Jaya, F4 KUD Makmur, F5 KUD Harapan Tani, F6 KUD Tirta Kencana, F7 KUD Sari Jaya, F8 KUD Sawit Jaya, F9 KUD Mekarti dan F10 KUD Karya Agung.

Dari 10 KUD itu, KUD Wana Bakti dan KUD Pratama Jaya sudah rampung 100 persen, yang lainnya sedang berjalan. Sementara KUD Harapan Tani, KUD Sari Jaya dan KUD Mekarti masih nol persen dan tengah disiapkan on progresnya.

Sementara kelebihan uang muka yang dibayarkan karena banyak anggota yang mundur, Ronal menjelaskan tinggal menunggu pengembalian perusahaan. Pihaknya sudah mengirimkan data lengkap secara tertulis.(dac)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago