Categories: Nasional

Cara Memotret Gerhana Matahari Cincin

SIAK (RIAUPOS.CO) — Mengambil foto Gerhana Matahari Cincin (GMC) membutuhkan persiapan matang agar tidak merusak lensa dan mata. GMC akan terjadi pada 26 Desember 2019. Fase puncak GMC akan dimulai pada 12.15 WIB hingga 12.19 WIB (3 menit). Sebelumnya, akan terjad fase gerhana matahari sebagian pada 10.22 kemudian melewati fase puncak, dan kembali ke fase gerhana matahari sebagian lagi hingga pukul 14.13 WIB.

Fenomena alam yang menarik ini layak diabadikan untuk kepentingan seni dan ilmu pengetahuan. Namun, ada trik tersendiri memotret matahari, di antaranya, sebagaimana dikutif dari Expert Photography. Pada tahap pertama, ada beberapa alat khusus yang perlu dipersiapkan, yaitu: solar filter dengan tujuan untuk menciptakan efek apapun terhadap hasil foto GMC, melainkan untuk melindungi kerusakan kamera dan mata karena diarahkan langsung ke sinar terang matahari. Lensa solar filter umumnya adalah sebuah teleskop atau binokular yang akan menyerap cahaya matahari. Tanpa solar filter, membidik gambar langsung ke Matahari akan menciptakan lubang di kornea mata dan di bagian sensor kamera.

Lalu siapkan tripod dan setting tempat, terutama jika ingin menciptakan gambar dengan angle luas (wide-angle), pastikan mempersiapkan tripod di tempat pengambilan gambar sebelumnya. Tripod akan memberikan kestabilan kamera yang lebih baik.

Berikutnya, kartu memori, hasil foto dengan lensa tele berkualitas baik akan memakan banyak ruang penyimpanan. Pastikan untuk mengosongkan kartu memori sebelum digunakan. Minimal kapasitas kartu memori adalah 16 gigabyte dengan kemampuan back-up data dengan cepat. Semua jenis kamera dapat digunakan untuk membidik GMC, asalkan kamera memiliki pengaturan lensa focal length. Selebihnya, seperti mode low light, ISO, dan lensa kamera tidak begitu penting. Sebagai contoh, Nikon P9000 atau Sony RX10/RX100, yang merupakan kamera compact dapat digunakan untuk pemula. Bahkan asalkan punya teleskop, kamera ponsel juga dapat dipakai untuk membidik fenomena GMC. Yang terpenting adalah memahami momen, mulai dari tahap awal GMC hingga berakhir. ***

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

19 jam ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

21 jam ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

22 jam ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

22 jam ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

22 jam ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

23 jam ago