Categories: Nasional

Lika-Liku jadi Guru Muda

(RIAUPOS.CO) – Semenjak pandemi menjajahi dunia selama hampir 2 tahun, segala bidang termasuk pendidikan memiliki banyak kendala. Apalagi dalam bidang pendidikan merupakan hal penting bagi bangsa Indonesia. Mulai dari tempat, hingga sistem pembelajaran kini dirubah menjadi daring. Sehingga membuat siswa bahkan mahasiswa menjadi bingung untuk beradaptasi.

Begitu juga awalnya pada Yuliani Kharromah. Seorang guru muda yang akrab disapa Miss Uyi. Wanita 24 tahun ini memiliki tujuan yaitu mencerdaskan anak bangsa. Dia merupakan salah satu guru di sekolah swasta di Pekanbaru, tepatnya di SMP Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru II. Dia lulusan Sarjana Pendidikan, jurusan Bahasa Indonesia di Universitas Islam Riau.

Meskipun ia baru memulai pekerjaan ini dari tahun 2019. Dia sempat merasa kesulitan semenjak pandemi menyerang. Yang biasanya dia mengajar di kelas, kini sudah harus berkutat dengan laptop. Yang biasanya menyapa antara siswa dan guru secara langsung, kini berbatas dengan layar laptop maupun hp. Belajar daring yang dia jalani kian laun sudah menguasai dirinya bahkan di seluruh dunia.

Semakin lama dia berpikir bahwa belajar daring ini memiliki banyak kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya belajar daring yaitu dapat dilakukan dimana saja. Sedangkan kekurangannya yaitu terjadi pada guru tersebut. Guru memiliki banyak tantangan agar dapat membuat suasana belajar menjadi tenang, akrab dan nyaman. Bahkan dia merasa bahwa guru selalu tersuduti akibat tingkah laku siswa yang meresahkan selama pembelajaran.

Miss Uyi mengungkapkan bahwa seringkali dalam pembelajaran via daring tersebut para siswa malah mematikan kameranya. Sementara hal tersebut dapat membuat sang guru merasa tidak didengarkan. Selain itu juga terdapat banyak siswanya yang didapati memasang kamera yang memakai filter jenggot maupun kumis. Tentunya juga ada yang memakai foto idolanya seperti idol BTS maupun Idol Korea lainnya. "Duh ananda, mohon untuk memasang wajah aslinya tanpa filter dan tanpa foto orang lainnya agar miss dapat fokus mengajarkan pembelajaran." Ujar Miss Uyi.

Begitulah usilnya tingkah laku siswa yang sedang melakukan pembelajaran via daring. Miss Uyi berharap dalam hal keterbatasan ini bukan menjadi penghalang untuk mencerdaskan anak bangsa. Inovasi dan pembelajaran secara asyik salah satu cara membangkitkan semangat siswa. Dia juga berpesan pada pendidik lainnya bahwa terimakasih atas peran pendidik sekalian telah menjadi pahlawan tanpa tanda jasa. Teruslah mencetak generasi yang akhlakul karimah karena dapat menjadi bekal amal jariyah yang diajarkan oleh pendidik tersebut di akhirat nanti.***

Laporan : SITI AZURA
FOTO BY : KOLEKSI PRIBADI

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ratusan Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Riau, Sempat Terlibat Saling Dorong dengan Aparat

Ratusan mahasiswa Unri menggelar demo di Kantor Gubernur Riau. Mereka menuntut pendidikan gratis 12 tahun…

7 jam ago

Pacu Jalur 2026 Digelar, Truk Angkutan Berat Dilarang Melintas di Telukkuantan, Ini Rute Pengalihan Selama Pacu Jalur

Pemkab Kuansing melarang truk angkutan berat melintas Telukkuantan 17-24 Agustus selama Pacu Jalur 2026 demi…

10 jam ago

15 Tim Berebut Gelar Juara Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang, Persaingan Diprediksi Sengit

Sebanyak 15 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang…

10 jam ago

Pengembang The Peak Hotel Pekanbaru Dinyatakan Pailit, Begini Nasib Pemilik Apartemen

PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…

16 jam ago

Kelebihan Bayar Seragam SMAN di Riau, Sejumlah Kepala Sekolah Dipanggil untuk Diperiksa

Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…

16 jam ago

Hasil Tes Negatif, Monyet yang Ditangkap Usai Serang Warga Tembilahan Masih Diobservasi

Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…

16 jam ago