KAPANLAGI.COM
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Nina Zatulini saat ini tengah disibukkan dengan aktifitasnya mengurus kedua buah hatinya. Hal tersebut, membuat wanita 27 tahun ini memilih untuk vakum sementara di dunia sinetron.
Bukan hanya soal anak, Nina Zatulini merasa belum mau untuk kembali berakting dilayar kaca. Ia juga mengungkap bahwa dirinya kurang percaya diri, lantaran takut mengalami body shamming.
"Kalau untuk balik lagi ke sinetron belum, karena faktor aku nya merasa belum pede juga," ungkap Nina Zatulini, saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (20/11).
"Daripada nanti di body shaming, mending nanti deh nunggu ngurusin badan dulu, olahraga dulu yang benar, maksudnya kayak ngatur makan, diet sehat, baru deh kepikiran untuk balik," sambungnya.
Istri dari Chandra Tauphan Ansar ini mengungkap bahwa usai melahirkan anak keduanya pada 27 Januari 2019 lalu, ia memang mengaku sulit membuat bobot tubuhnya kembali seperti semula. Bahkan ia merasakan, bahwa kini berat badannya tak sekecil dahulu.
"Dengan badanku yang dulu ya ngerasa gede sih, cuma orang bilang, 'Nggak kok, nggak segitunya', cuma kan kita yang ngerasain dulunya gimana," jelasnya.
"Bedanya bisa 10 kg lebih, dari sekarang anak kedua susah ngecilinnya, aku bilang sama suami," lanjutnya.
Meski mengaku tak percaya diri dengan badannya yang memiliki angka timbangan cukup besar, bintang film Aku, Kau, dan KUA ini mengatakan bahwa suaminya tidak mempermasalahkan hal itu. Justru, suaminya merasa bahagia lantaran kini memiliki partner makan dan menggemuk bersama. "Suami santai dan dia jadi ada teman menggendut karena ada teman makan. Kalau bentuknya sudah enggak bagus ya sudah, " katanya.(int/eca)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…