Categories: Nasional

Pengobatan Kanker Payudara Paling Agresif Berdasarkan Stadium

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Perempuan diminta untuk mewaspadai munculnya gejala kanker payudara sejak dini. Sebab penyakit ini memiliki jenis lain yang paling agresif. Namanya kanker payudara subtipe triple negative (TNBC). Jenis kanker ini betul-betul agresif dan sulit diobati.

Dalam webinar bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan Merck Sharp & Dohme (MSD), masyarakat diminta melakukan pencegahan kanker dengan menerapkan pola hidup sehat dan melakukan deteksi dini kanker. Sebab kanker yang ditemukan dalam stadium dini mudah diobati, bahkan bisa sembuh.

Lalu bagaimana cara mengobatinya? Apakah pasien masih punya peluang?

Ahli Prof Dr dr Ami Ashariati SpPD KHOM menjelaskan bahwa modalitas pengobatan pada kanker payudara secara umum terdiri dari 3 hal pokok yaitu operasi, radiasi, dan terapi sistemik. Terapi yang ada berupa kemoterapi, terapi hormonal, terapi target dan imunoterapi.

"Pemilihan modalitas pengobatan dengan mempertimbangkan banyak hal, tetapi ada 2 hal yang penting yaitu stadium dan subtipe kanker payudara, baru kemudian faktor lain seperti usia dan penyakit penyerta lainnya," jelasnya secara daring, Kamis (21/10).

1. Pengobatan Stadium Awal
Opsi pengobatan kanker payudara triple negative stadium awal, local-lanjut atau metastasis pada prinsipnya sama dengan subtipe yang lain. Akan tetapi masih sangat terbatas hasilnya karena mempunyai sifat tumbuh kembali lebih cepat walaupun sudah diobati dengan benar.

Pada stadium awal dapat dilakukan prosedur operasi lumpektomi atau mastektomi dengan mengangkat juga kelenjar getah bening di dekatnya untuk melihat apakah kanker telah menyebar. Setelah melakukan lumpektomi, biasanya diikuti dengan terapi radiasi. Sedang bila setelah mastektomi akan dilakukan terapi radiasi bila didapatkan penyebaran ke kelenjar getah bening minimal 4 atau lebih.

"Dalam prosedur ini, tidak sedikit pasien yang melakukan rekonstruksi payudara bersamaan dengan mastektomi untuk tujuan estetika," ujar Ami.

2. Pengobatan Stadium Lanjut
Pada stadium ini, sudah terjadi metastatik atau telah menyebar ke organ lain seperti paru atau liver, atau otak. Maka, harus dilakukan terapi sistemik seperti kemoterapi.

Ami menuturkan bahwa sejalan dengan perkembangan teknologi pengobatan, kini juga tersedia pengobatan kanker payudara triple negative dengan imunoterapi yang memberikan harapan hidup lebih panjang.

Cara Mencegahnya
Lebih lanjut Ami mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan kanker payudara dengan melakukan SADARI dan deteksi dini kanker payudara. Sebab kanker dapat disembuhkan jika ditemukan pada stadium awal, dan segera berkonsultasi dengan dokter jika terdapat gejala.

"Selain itu, dibarengi dengan penerapan pola hidup sehat, makan makanan bergizi, berhenti merokok, tidak mengonsumsi alkohol, berolah raga secara teratur, dan jangan lupa menghindari stres dan cukup istirahat," katanya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Curanmor di Mandau Terbongkar, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku dan Motor Curian

Polisi mengungkap dugaan curanmor di Mandau, Bengkalis. Tiga terduga pelaku diamankan dan satu unit Honda…

14 jam ago

Salat Istisqa Digelar di 15 Kecamatan, Wali Kota Pekanbaru Harapkan Hujan Padamkan Api

Pemko Pekanbaru dan warga menggelar Salat Istisqa di 15 kecamatan saat udara memburuk. Hujan rintik…

14 jam ago

Udara Tak Sehat, Pemkab Kuansing Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Mulai Besok

Kabut asap kian tebal dan kualitas udara memburuk. Pemkab Kuansing meliburkan seluruh sekolah mulai Kamis…

15 jam ago

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Disdik Tetapkan Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…

3 hari ago

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

4 hari ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

6 hari ago