Categories: Nasional

Mahasiswa Demo Kejari Inhu

(RIAUPOS.CO) – Puluhan mahasiswa dari sejumlah kampus demo Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Senin (20/7). Mahasiswa menuntut penyidik Kejari lnhu mengusut tuntas dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes) di RSUD Indrasari Rengat dan dugaan korupsi di Bagian Protokoler Setdakab Inhu.

Puluhan mahasiswa yang juga ada disertai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indragiri Rengat datang ke Kantor Kejari Inhu sekitar pukul 09.00 WIB. Secara bergantian, mahasiswa berorasi mulai dari jalan masuk hingga di halaman Kantor Kejari.

Mahasiswa juga membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan, “Ke mana WTP Inhu”. Kemudian diantara spanduk juga ada bertuliskan, “tuntaskan korupsi di Inhu”. “Kami minta kedua kasus dugaan korupsi ini diusut tuntas dan kami akan mengawal kasus sampai tuntas,” ujar Presiden BEM STIE Indragiri Rengat Handika Karismon dihadapan Kepala Kejari Inhu Hayin Suhikto SH MH yang diwakili Kepala Seksi Pidana Umum, Julianto Wibowo SH.

Usai berorasi, mahasiswa membacakan tuntutannya. Ada empat poin tuntutan diantaranya, usut tuntas dugaan korupsi di Bagian Protokoler Sekdakab Inhu. Selanjutnya, usut tuntas dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di RSUD Indrasari Rengat.

Dalam tuntutan itu, mahasiswa menyatakan akan mengawal dan mendukung Kejari Inhu dalam menuntaskannya. Bahkan mahasiswa memberi waktu selama 10 untuk menuntaskan dugaan korupsi tersebut.

Dalam aksinya, mahasiswa juga meminta dapat bertemu langsung dengan Kajari Inhu Hayin Suhikto SH MH. Karena Kajari sedang dinas luar, akhirnya tuntutan diserahkan mahasiswa kepada Kasi Pidana Umum. “Selama 10 hari kedepan, kami kembali menanyakan penanganan kasus tersebut,” tegas Handika Karismon.

Selain itu sebutnya, penangan kasus tersebut sudah heboh di tengah-tengah masyarakat. “Makanya masyarakat juga butuh ketransparanan dari Kejari Inhu,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Pidum Yulianto Wibowo SH MH menyampaikan permintaan maaf kepada mahasiswa yang melakukan demo karena Kajari Inhu sedang dinas luar.

Yulianto juga menyampaikan komitmen bahwa kejaksaan akan mengusut tuntas dugaan kasus yang tengah ditangani pihaknya. “Kami komitmen dan saat ini sedangkan dalam proses,” ujarnya.

Usai memberikan keterangan, puluhan mahasiswa langsung membubarkan diri. Begitu juga dengan Kasi Pidum dan pejabat Kejari Inhu lainnya langsung masuk dalam ruangan.

Sehingga wartawan yang hadir tidak bisa konfirmasi lebih banyak kepada pejabat Kejari Inhu. Apalagi untuk konfirmasi tentang pengunduran diri Kepala SMP se Kabupaten Inhu akibat adanya tekanan dari oknum jaksa.(gem)

Laporan KASMEDI, Rengat

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Lift Barang Jatuh dari Lantai 7, Tiga Pekerja Kritis

Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…

5 jam ago

PLN Kebut Perluasan Listrik di Meranti, Jaringan Baru Tembus 40,25 KMS

PLN percepat perluasan jaringan listrik di Kepulauan Meranti hingga 40,25 KMS. Ratusan KK di pelosok…

5 jam ago

DPRD Bengkalis Soroti Pemadaman Listrik, PLN Diminta Benahi Sistem

Pemadaman listrik di Bengkalis disorot DPRD. PLN diminta perbaiki sistem, atur jadwal lebih manusiawi, dan…

6 jam ago

Elpiji 3 Kg Langka di Meranti, Warga Sudah Dua Hari Keliling Cari Gas

Kelangkaan elpiji 3 Kg terjadi di Meranti akibat distribusi terlambat. Warga kesulitan mendapat gas, pemerintah…

9 jam ago

RS Awal Bros Gandeng BRI Life, Luncurkan Layanan Premium The Private Suites

RS Awal Bros dan BRI Life meluncurkan The Private Suites, layanan rawat inap premium berstandar…

11 jam ago

Jukir Nakal di Cut Nyak Dien Diperingatkan, Tarif Parkir Tak Boleh Seenaknya

Dishub Pekanbaru beri peringatan jukir di Cut Nyak Dien usai aduan tarif parkir mahal. Pelanggaran…

11 jam ago