FOTO INTERNET
RIAUPOS.CO — Samsung Galaxy A80 telah resmi dirilis di Tanah Air. Ponsel pintar teranyar dari Samsung itu saat ini resmi menjadi perangkat Galaxy A paling mahal di Indonesia dengan banderol harga Rp9,5 juta.
Seperti sudah diberitakan sebelumnya, Samsung Galaxy A80 hadir dengan konsep kamera yang menarik. Ya, perangkat tersebut hadir dengan mekanisme kamera putar atau rotating camera yang memadukan konsep pop-up sekaligus.
Mekanisme rotating camera di Galaxy A80, menurut Head of Product Marketing Samsung Electronics Indonesia Denny Galant, merupakan salah satu kehebatan dari engineer Samsung. “Mekanisme rotating camera-nya terdiri dari modul geser ke atas dengan gear, kemudian mengunci dan berputar. Ini adalah desain yang luar biasa,†ujar Denny di acara peluncuran Samsung Galaxy A80 di Jakarta, Rabu (17/7).
Bicara soal teknologi kamera, mekanisme demikian memang banyak disanksikan oleh banyak pihak, terutama untuk penggunaan jangka panjang. Hal tersebut lantaran adanya perangkat mekanik tambahan yang mungkin mengalami malfungsi ketika telah cukup lama digunakan.
Selain masalah perangkat mekanik, hal yang juga menjadi perhatian adalah smartphone yang mengemas konsep demikian jadi kurang tahan terhadap air dan debu. Ini penting, pasalnya banyak smartphone saat ini justru menawarkan fungsi ketahanan demikian untuk penggunaan yang lebih tahan lama.
Menanggapi hal tersebut, Samsung mengklaim bahwa kamera putar Galaxy A80 tidak perlu diragukan. Denny juga menyebut bahwa untuk kamera, Samsung tidak memberikan garansi khusus.
“Tidak ada garansi khusus untuk kamera. Ini sudah dibuktikan dengan riset dan pengujian yang sangat detail dan panjang, jadi kami menjamin kualitas yang kami hadirkan. Ketahanan kamera rotasinya tahan seperti kualitas smartphone flagship konvensional,†tutur Denny.
Sebagai informasi, Samsung Galaxy A80 mengusung tiga kamera. Masing-masing 48 MP (f/2.0) Phase Detection Autofocus (PDAF) dan kamera kedua 8 MP (f/2.2) 12 mm ultrawide TOF 3D camera. Modul kamera ketiga adalah sensor 3D ToF untuk Live Focus, baik untuk pengambilan gambar atau video. Galaxy A80 juga memiliki mode Super Steady, seperti pada Galaxy S10.
Sementara di sektor desain dan layar, Samsung Galaxy A80 hadir dengan material Super AMOLED capacitive touchscreen 16M colors berbentang 6.7 inci. Samsung Galaxy A80 membawa ukuran screen to body ratio sebesar 85.8 persen dengan kemampuan resolusi FullHD Plus 1.080 x 2.400 piksel 393 ppi density. Mendukung keamanan layarnya, handset tersebut juga dibekali dengan fitur in screen fingerprint yang terletak dibawah panel layarnya.
Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…
Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…
Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…
Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…
Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…
Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…