Categories: Nasional

Melawan Kecanduan Gula, Begini Caranya

RIAUPOS.CO – Sebagian besar orang tidak bisa menolak nikmatnya mengonsumsi makanan manis atau mengandung banyak gula. Apakah Anda salah satunya? Jika ya, sebaiknya segera kelola kebiasaan tersebut. Ini karena Anda bisa saja mengalami kecanduan gula dan berbagai dampak buruk yang bersembunyi di baliknya.

Sebagaimana dikatakan dr. Rio Aditya kepada KlikDokter, konsumsi gula berlebihan merupakan tindakan yang sebaiknya tidak Anda lakukan. Ini karena konsumsi gula yang tinggi dan secara terus-menerus bisa menyebabkan obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

“Gula masuk ke tubuh sebagai kalori untuk diproses menjadi energi. Nah, apabila tidak sepenuhnya digunakan, kalori tersebut akan menumpuk dan berubah menjadi lemak. Inilah mengapa orang yang banyak makan manis atau gula memiliki berat badan berlebih atau obesitas, yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung,” ujar dr. Rio.

Mengatasi kecanduan gula

Mengetahui bahwa kecanduan gula adalah hal yang sangat berbahaya, Anda sebaiknya segera mengurangi konsumsi makanan atau minuman manis mulai saat ini. Adapun beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk itu, yakni:

1. Kurangi secara perlahan
Semua perubahan dilakukan secara bertahap. Oleh karena itu, Anda tidak perlu menghindari gula sama sekali. Akan lebih baik bila Anda menguranginya sedikit demi sedikit hingga akhirnya benar-benar tak lagi ketergantungan dengannya.

Jika Anda langsung menghindari gula sepenuhnya, hal tersebut malah bisa menyebabkan terjadinya stres. Bila sudah begini, tubuh akan menghidupkan mekanisme “fight or flight” dengan meningkatkan produksi hormon yang meningkatkan kadar gula darah dan menekan fungsi tubuh. Keadaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda.

2. Banyak minum air putih
Menurut ahli gizi kuliner dan penulis Super Cleanse, Adina Niemerow, CN, keinginan makan gula yang tinggi bisa menjadi tanda bahwa Anda sedang dehidrasi. Jadi, jika mulai ada tanda bahwa Anda ingin mengonsumsi yang manis-manis, lebih baik ambil segelas air putih.

   3. Pelajari nama lain gula dan hindari
Dalam makanan atau minuman kemasan, gula biasanya ditulis dengan nama berbeda. Beberapa istilah yang sering digunakan, misalnya laktosa, sirup beras merah, molase, atau dekstrosa dan beragam istilah untuk gula yang berakhiran ’osa’ lainnya.

Perlu diketahui, gula juga bisa Anda temukan dalam bentuk dan sajian yang berbeda. Misalnya pada saus barbekyu, saus pasta, saus salad rendah lemak, roti, kacang panggang, dan beberapa kopi beraroma. Karenanya, bila Anda ingin mengurangi atau menghindari gula, membaca label dan fakta nutrisi pada kemasan makanan yang hendak dibeli adalah sebuah kewajiban.

4. Bersantai dan pergi tidur
Keinginan makanan gula yang tinggi sering terjadi akibat tidur terlambat, kurang tidur, atau bangun terlalu dini. Niemerow merekomendasikan untuk mencoba tidur 8 jam setiap malam.

“Dan jika Anda mulai mengidam sesuatu yang manis, konsumsilah sedikit camilan,” katanya.

5. Olahraga rutin
Saat mengurangi asupan gula, tubuh membutuhkan sumber energi baru. Percaya atau tidak, Anda bisa mendapatkan sumber energi tersebut dari olahraga.

Faktanya, olahraga bisa membantu menyeimbangkan kadar gula darah, mengurangi ketegangan, dan meningkatkan energi tubuh. Anda disarankan untuk memulai olahraga dengan durasi 10 menit sehari, dan ditingkatkan secara bertahap hingga 30 menit per hari.

6. Konsumsi protein
Mengonsumsi protein adalah cara mudah untuk mengekang keinginan makan gula.

“Makanan berprotein tinggi dicerna lebih lambat, sehingga membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Makanan berprotein tinggi juga tidak membuat gula darah Anda meningkat,” kata Niemerow.

Beberapa sumber protein yang bisa Anda jadikan pilihan, misalnya ayam tanpa lemak, yoghurt rendah lemak, telur, kacang-kacangan, buncis, dan lentil. Jangan lupa untuk menyeimbangkan asupan protein dengan banyak sayuran. Dengan demikian, keinginan untuk makan gula akan semakin tertekan hingga akhirnya hilang.

   7. Kurangi kopi
Kandungan kafein dalam kopi bisa membuat Anda mengalami dehidrasi dan gejolak gula darah di dalam tubuh. Pada akhirnya, kondisi tersebut bikin tubuh mengidam gula.

Karena itu, jika Anda ingin bebas dari kecanduan gula, cobalah untuk mengurangi kopi menjadi hanya satu cangkir per hari. Jika Anda tidak bisa menghindari kafein sama sekali, Niemerow merekomendasikan untuk menyeduh teh matcha atau teh hijau dari Jepang daripada membuat espresso atau latte.

Mencegah terjadinya kecanduan gula atau ketergantungan akan makanan maupun minuman manis adalah langkah awal untuk memiliki kesehatan tubuh yang paripurna.(NB/ RVS)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

24 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

24 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

2 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

2 hari ago