Categories: Nasional

Laksamana TNI Yudo Margono Nakhodai TNI-AL

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pucuk pimpinan TNI-AL dan TNI-AU berganti. Presiden Joko Widodo melantik Laksamana TNI Yudo Margono dan Marsekal TNI Fadjar Prasetyo kemarin (20/5). Mereka menggantikan Laksamana TNI Siwi Sukma Adji dan Marsekal TNI Yuyu Sutisna yang memasuki masa purnatugas.

Sesuai protokol Covid-19, pelantikan pejabat di Istana Negara oleh presiden berlangsung ketat. Hanya dihadiri undangan terbatas seperti menteri dan pimpinan lembaga. Sebelum ditunjuk menjadi KSAL, Yudo merupakan panglima Kogabwilhan I yang salah satu tugasnya dalam penanganan Covid-19 adalah mengelola lokasi penanganan pasien seperti Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sementara itu, Fadjar sebelum menjadi KSAU menjabat panglima Kogabwilhan II. "Ini berkah yang tiada tara bagi kami dan tentunya ke depan kami meneruskan program yang telah digariskan oleh kepala staf yang lama," ujar Yudo.

Fadjar menjelaskan bahwa presiden menekankan beberapa hal untuk TNI-AU. Salah satunya, pengamanan wilayah udara di perbatasan. Dia memastikan pandemi tidak akan memengaruhi pengamanan udara oleh matra udara. "Kesiapsiagaan kami akan tetap dan terus ditingkatkan," tegasnya.

Setelah pelantikan, Yudo dan Fadjar langsung melaksanakan serah terima jabatan di Mabes TNI-AL dan Mabes TNI-AU, Cilangkap, Jakarta Timur. Upacara itu dipimpin Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Sementara itu, Fadjar merupakan perwira tinggi TNI-AU yang juga sudah berpengalaman di berbagai posisi. Selain panglima Kogabwilhan II, dia pernah bertugas sebagai Pangkoopsau I dan Pangkoopsau II. Tugas-tugas Fadjar ke depan dinilai akan berat. Mengingat, Yuyu sebagai pendahulu menorehkan banyak prestasi. Di antaranya, mempertahankan zero accident.

Menurut pakar militer Khairul Fahmi, kedua pucuk pimpinan baru juga punya tugas berat. Fahmi mengungkapkan bahwa situasi darurat Covid-19 adalah tugas utama yang harus dikerjakan.

Lebih lanjut, Fahmi melihat pengangkatan Yudo sebagai KSAL berpotensi membuat dinamika baru dalam pergeseran pemegang komando di tubuh institusi militer tanah air. Jenderal TNI Andika Perkasa yang kini menjadi KSAD dinilai punya saingan baru sebagai kandidat panglima TNI.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

2 hari ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

2 hari ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

3 hari ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

3 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

3 hari ago