Categories: Olahraga

Greysia Polii Pernah Gemeter saat Lawan Ganda Cina

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Greysia Polii mengakui bahwa pasangan-pasangan Jepang sangat mendominasi sektor ganda putri dunia saat ini. Hal itu Greysia ungkapkan dalam siaran langsung Instagram di akun resmi PP PBSI Rabu malam (20/5).

Menurut Greysia, sejak 2012 peta persaingan ganda putri dunia mengalami perubahan signifikan. Dari tangan Cina, menuju Jepang.

Dulu, pemain yang kini berpasangan dengan Apriyani Rahayu itu mengaku kerap terimtimidasi dan gemetar ketika memasuki lapangan sebelum melawan ganda Cina.

"Saya memang ngerasain waktu lawan Cina masuk lapangan itu gemetaran, karena saking dominasinya yang kuat banget. Tapi sekarang lawan Jepang, ada kesempatan buat menang," kata Greysia.

Atlet Jepang bisa mendominasi ganda putri, kata Greysia, disebabkan karena ketekunan dan kerja keras para atletnya.

"Menurut saya, itu karena ketekunan mereka dan gaya hidup. Orang Jepang pekerja keras dan penurut. Jadi mereka gigih banget dalam latihan, itu yang membuat mereka maju dan bisa mendobrak dominasi Cina," ujarnya.

"Satu-satunya cara menghancurkan dominasi Jepang di ganda putri hanya dengan mengubah pola pikir," imbuhnya.

Greysia juga mengaku ditundanya Olimpiade Tokyo ke tahun depan, cukup menganggu rencana pribadinya. Greysia memang berencana menikah tahun ini setelah Olimpiade. Tetapi, karena pandemi Covid-19 yang sudah mengglobal, akhirnya membuat Olimpiade ditunda. Ini membuat Greysia terpaksa menunda rencananya pernikahan.

"Memang setelah 2020, rencana pribadi untuk menikah ada, tapi kapannya itu tunggu saja. Setiap perempuan pastilah ya ingin berkeluarga," katanya.

Tak hanya itu, Greysia juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah sering berdiskusi dengan pelatihnya, Eng Hian, soal regenerasi ganda putri.

"Sudah sering sih ngobrol sama Koh Didi, bisa nggak tongkat estafet ini diteruskan ke yang lainnya. Saya melihat mereka, bukan hanya Apri saja tapi saya juga liat adik-adik yang lain. Jadi, siapa nanti yang saya bimbing lagi," ujarnya.

Olimpiade Tokyo menjadi target utama Greysia. Saat ini, Greysia/Apriyani yang berada di posisi delapan dunia, bakal disibukkan berbagai program latihan khusus yang sudah disiapkan para pelatih PP PBSI.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

41 menit ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

54 menit ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

1 jam ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

1 hari ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

1 hari ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

1 hari ago