ksp-sebut-pencopotan-refly-dari-komut-pelindo-i-bukan-karena-unsur-politik
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun dicopot dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I. Posisinya di perusahaan BUMN itu kini digantikan oleh Achmad Djamaludin.
Saat dikonfirmasi, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga menegaskan, pergantian posisi tersebut adalah hal yang lumrah.
"Jadi pergantian itu refreshing saja. Artinya perlu penyegaran di Pelindo. Sehingga kita ganti empat orang," ujar Arya kepada wartawan, Selasa (24/4).
Arya berharap dengan refreshing tersebut mudah-mudahan Pelindo I bisa meningkatkan kinerjanya menjadi semakin baik dalam menjalankan tugas-tugasnya ke depan.
"Mudah-mudahan dengan refresihing ini membuat Pelindo I akan semakin bergairah kinerjanya," katanya.
Sementara, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menegaskan, pencopotan Refly Harun bukan karena hal-hal politis, lantaran seringnya Refly mengkritik pemerintah.
"Jadi bisa dipastikan pemberhentian Refly Harun tidak ada hubungannya dengan politik. Tidak ada hubungannya dengan sikap pemerintah anti-kritik," ujar Donny.
Donny juga mengatakan pemerintah tidak mempermasalahkan adanya pihak-pihak yang mengkritik. Karena hal itu sebagai bagian dari demokrasi di Indonesia.
Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…