Categories: Nasional

Capaian Vaksinasi Dumai 77, 28 Persen

DUMAI (RIAUPOS.CO)- Dalam menyukseskan program vaksinasi di Kota Dumai, seluruh stake holder telah bekerja sama agar program vaksinasi Covid-19 berhasil dan sukses, sehingga herd immunity bisa terbentuk di Kota Dumai.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Dumai, dr Syaiful mengungkapkan, bahwa setelah bertungkus lumus bersama seluruh unsur dan kalangan yang ada di Kota Dumai, akhirnya herd immunity mulai terbentuk.

"Alhamdulillah, program vaksinasi Covid-19 di Kota Dumai sudah menyentuh angka 77,28 persen, dengan begitu kekebalan kelompok atau herd immunity sudah mulai terbentuk di Kota Dumai," katanya, Ahad  (19/12).

Syaiful mengungkapkan, jika vaksinasi telah mencapai 70 persen dari sasaran, menurutnya daya tular virus corona penyebab Covid-19 bisa diperlambat, sebab kekebalan kelompok atau herd immunity sudah mulai terbentuk.

Dijelaskan Syaipul, sasaran vaksinasi di Kota Dumai sebanyak 236.058 jiwa. Hingga 19 Desember 2021 jumlah warga yang telah divaksin dosis pertama sebanyak 182.414  jiwa atau 77, 28 persen. Lebihlanjut dijelaskannya, untuk vaksinasi dosis kedua, sudah terealisasi sebanyak 126.739  jiwa atau 53,69  persen.

Capaian vaksinasi di atas 77 persen ini, tambah Syaiful, berkat kerja sama dan dukungan yang nyata antara Pemerintah Kota Dumai, TNI dan Polri serta pihak-pihak terkait lainnya, Camat, Lurah dan RT, termasuk peran media yang ikut serta mensosialisasikan program vaksinasi Covid-19.

"Realisasi vaksinasi yang begitu cepat ini juga dipengaruhi oleh kerja keras dari Polri dalam hal ini Polres Dumai, melalui program-programnya yang membuat masyarakat tervaksin dengan cepat," imbuhnya.

Dijelaskannya, dengan program-program Polres ini, realisasi vaksinasi di Dumai, bisa begitu cepat, bahkan target dari

Wali Kota Dumai, 75 persen warga sudah tervaksin di akhir Desember 2021, bisa dicapai lebih cepat berkat kerja keras Polres Dumai.

Meskipun sudah divaksin lengkap, Syaiful mengimbau kepada masyarakat untuk  tetap menjalankan prokes Covid-19 ketat.

Ia berpesan, meskipun sudah divaksin, masih bisa terinfeksi virus corona, meski kondisinya tidak berat atau kritis. Untuk itu, harus tetap mematuhi protokol kesehatan ketat, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak serta tidak berkerumun.

"Salah satu yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir tahun yang berisiko memicu lonjakan kasus apabila tidak disertai penerapan protokol kesehatan yang ketat," pungkasnya.(mx12)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

2 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

2 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

3 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

3 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

3 jam ago