Categories: Nasional

Kerajaan Bhutan Belajar Desentralisasi Pemerintahan ke Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kota Pekanbaru kedatangan rombongan delegasi Kerajaan Bhutan, Kamis (31/10) kemarin. Kedatangan ini untuk langsung mempelajari desentralisasi pemerintah yang akan diadopsi negara yang terletak di wilayah timur Himalaya dan berbatasan langsung dengan India dan Tibet itu.

Delegasi dari Kerajaan Bhutan yang datang berjumlah 12 orang dan dipimpin Kepala Delegasi Royal of Bhutan, Melam Zanpo. Mereka bersama para delegasi menyimak paparan dari Pemerintah Kota Pekanbaru yang diwakili Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Drs HM Noer MBS SH MSi MH.

Pemko Pekanbaru menyambut rombongan ini di ruang VIP Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru. Diskusi banyak membahas tentang otonomi daerah. Saat ini tidak cuma ada undang-undang di pemerintah pusat. Pemerintah di daerah pun punya peraturan daerah.''Jadi mereka banyak bertanya seputar kewenangan dalam otonomi daerah,'' kata Sekdako.


Sekdako Pekanbaru HM Noer MBS bertukar cinderamata dengan Kepala Delegasi Royal of Bhutan, Melam Zanpo.

Saat menerima rombongan Kerajaan Bhutan, Sekdako didampingi Asisten I Azwan dan Asisten II El Syabrina serta beberapa kepala OPD seperti Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ahmad, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Firmansyah Eka Putra, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Masirba H Sulaiman dan beberapa unsur pejabat lainnya.

Menurut M Noer, delegasi dari negara asia selatan itu datang ke Indonesia memang sengaja belajar sistem pemerintah daerah. Mereka tidak hanya belajar sistem pemerintahan secara nasional.''Jadi mereka belajar karena berencana menyusun undang-undang tentang desentralisasi di negaranya," ujarnya.

Dia melanjutkan, delegasi ini belajar seputar sistem pemerintah di Indonesia karena  Bhutan adalah negara kerajaan terpusat. Para delegasi pun belajar sistem pemerintahan secara nasional dan daerah. Mereka pun sengaja datang ke Provinsi Riau. Para delegasi juga sempat bertemu dengan Gubernur Riau.

Kemudian para delegasi melanjutkan kunjungan ke Pemerintah Kota Pekanbaru. Mereka pun punya sejumlah agenda di pemerintah kota.''Juga akan belajar ke Kecamatan Sail serta kunjungan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru. Bhutan juga berencana menjalin kerjasama dengan pemerintah kota,'' jelasnya.

Sekdako menyebut bahwa Bhutan juga belajar tentang upaya mempercepat pembangunan dan investasi. Delegasi sempat diajak untuk keliling MPP Pekanbaru.''Delegasi Bhutan pun punya rencana untuk investasi. Sehingga berencana mengundang delegasi pemerintah kota ke Bhutan,'' singkatnya.(ADV).

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

4 jam ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

4 jam ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

4 jam ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

4 jam ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

5 jam ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

5 jam ago