Categories: Nasional

Kenaikan Tarif Iuran BPJS Kesehatan Berdampak pada Pelayanan

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) — Kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang direncanakan berlaku pada awal 2020 mendatang, sesuai dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75/2019 tentang Perubahan atas Perpers Nomor 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Diharapkan dengan kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan, berdampak pada peningkatan mutu dan pelayanan kesehatan oleh pihak BPJS, terutama dalam pembayaran klaim kepada rumah sakit.

"Keterlambatan pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan sangat dirasakan terganggunya pelayanan dan operasional di RSUD Rohul. Bahkan, berdampak terjadinya benturan antara pihak RSUD dengan masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan," ungkap Direkrtur RSUD Rohul dr Novil Raykel, Selasa (19/11).

Disamping lancarnya pembayaran klaim dari BPJS Kesehatan, Novil mengharapkan kenaikan tarif BPJS kesehatan yang menjadi polemik bagi peserta BPJS, juga harus dibarengi dengan penyesuaian tarif INA-CBG’s yang selama ini menjadi acuan BPJS Kesehatan dalam pembayaran klaim.

"Penyesuaian tarif iuuran BPJS Kesehatan akan sangat berdampak terhadap pelayanan rumah sakit. Karena banyak tenaga medis yang mengeluhkan standar tarif INA-CBG’s itu tidak lagi rasional di era sekarang,"katanya.

Dirinya tidak mempermasalahkan terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut, karena hal itu merupakan salah satu solusi pemerintah dalam mengatasi defisit keuangan BPJS Kesehatan saat ini.

"Kita memahami, kenaikan tarif BPJS kesehatan ini sebagai upaya dalam menekan defisit keuangan BPJS Kesehatan saat ini maupun di masa mendatang," katanya.

Tak hanya menaikan tarif, lanjutnya, sistem penagihan iuran peserta mandiri, atau non PBI juga harus dievaluasi. Pasalnya, akar masalah dari terjadinya defisit keuangan di BPJS Kesehatan disebabkan karena belum terbangunnya sistem pengihan yang terintegrasi.

Novil menambahkan, konsekuensi dari kenaikan tarif BPJS Kesehatan, akan berdampak terhadap eksodus besar-besaran dari peserta BPJS kelas 2 ke kelas 3. "Kita berharap kepada pemerintah untuk dapat membantu RSUD dalam memperbanyak fasilitas perawatan di ruang kelas III RSUD Rohul," sebutnya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

10 jam ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

12 jam ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

14 jam ago

Dukung BRK Syariah, Pemprov Riau Terapkan Aturan Wajib bagi Investor

Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…

14 jam ago

Revitalisasi Lamban, Pedagang Harap Pasar Bawah Beroperasi Jelang Ramadan

Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…

15 jam ago

Sumbang 4 Medali ASEAN Para Games, Pendidikan Atlet Difabel Digratiskan Pemkab Rohul

Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…

15 jam ago