Categories: Nasional

Sejak Kemarin, Asap Riau Sudah Tiba di Medan

MEDAN (RIAUPOS.CO) – Kabut asap diduga dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau mulai memasuki langit Sumatera Utara. Wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang terlihat diselimuti oleh kabut asap, Rabu (18/9/2019). Beberapa hari sebelumnya, kabut asap terlihat telah menutupi langit pesisir timur Sumut.

Laporan dihimpun dari lapangan, kabut asap sudah tiba di Sumut sejak Kamis (12/9) lalu. Daerah yang terpapar berada di pesisir timur, seperti Kota Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, dan Labuhanbatun

Saat itu, kabut relatif masih tipis. Namun semakin hari ketebalan kabut asap semakin memburuk.

Rabu (18/9) kemarin, kabut telah menyebar ke Tebingtinggi, Deliserdang, hingga ke Kota Medan. Balai Besar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan menyebutkan, Kota Medan terdampak kabut asap sejak pagi hingga sore. Cuaca terlihat seperti mendung. Tak hanya Medan, Deliserdang juga terdampak.

Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Edison Kurniawan, menyampaikan, saat ini memang terdapat 6 titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua, keenam titik panas ini dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen di daerah Asahan, Humbahas, Paluta dan Labuhanbatu.

“Pola angin di Sumatera Utara bertiup dari arah tenggara hingga barat daya. Mengakibatkan wilayah Kota Medan dan Deliserdang terdampak asap dari 4 daerah tersebut,” jelasnya.

Dari pengamatan yang dilakukan, saat ini kelembaban udara cukup tinggi (RH 80%) dan suhu 27°C. “Hal ini mengindikasikan adanya kabut akan bertahan pada pagi hingga siang hari, karena hujan diperkirakan akan terjadi pada malam hingga dini hari,” jelasnya.

Namun begitu, menurut Edison, jarak pandang saat ini masih tergolong aman bagi penerbangan. Tercatat di Bandara Kualanamu dan Aek Godang jarak pandang sejauh 3 km. Sedangkan di Bandara FL Tobing Sibolga dan Binaka Nias masih diatas 10 km. “Tapi untuk wilayah Sumatera Utara masih aman,” tandasnya.

Disebutkan Edison, dari pengamatan yang dilakukan pihaknya kelembaban udara cukup tinggi dengan RH 80 persen dan jarak pandang ada pada 7 km pada pukul 13.00 WIB. Sedangkan, suhu udara sekitar 27 derajat celsius. Namun, adanya kabut tersebut tidak bertahan lama karena diprediksi hujan akan terjadi pada malam hingga dini hari. “Kota Medan dan sekitarnya diprediksi akan terjadi hujan pada malam hari. Untuk jarak pandang masih kategori aman, termasuk bagi penerbangan di wilayah Sumut,” tukasnya.

 

Sumber: Sumutpos.co

 

Editor: wws

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

4 jam ago

Penampilan Dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat Meriahkan HSBL

Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…

11 jam ago

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

15 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

15 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

16 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

16 jam ago