syamsuar-elektronifikasi-bisa-hapus-penyalahgunaan-uang
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Seiring dengan perkembangan teknologi, berbagai alat untuk memudahkan kehidupan manusia diciptakan. Salah satunya adalah uang. Dahulu uang hanya berbentuk kertas dan logam, tapi saat ini uang juga ada dalam bentuk elektronik. Di Riau, beberapa tempat telah menerapkan sistem pembayaran nontunai tersebut. Bahkan Riau mulai beralih dari tunai menjadi nontunai yang disebut dengan elektronifikasi.
Gubernur Riau Syamsuar memdukung elektronifikasi ini. Ia menyampaikan bahwa elektronifikasi atau penggunaan uang elektronik akan memudahkan pemerintah daerah dan masyarakat. Untuk pemerintah misalnya, dengan adanya elektronifikasi akan memberikan kemudahan dan dapat menghindari penyalahgunaan oleh oknum-oknum tertentu.
"Uang elektronik ini akan memberikan kemudahan dan bisa menghindari penyalahgunaan," kata Syamsuar usai meresmikan pencanangan Sensus Penduduk 2020 di Balai Serindit, Aula Gubernuran, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Syamsuar menuturkan transaksi menggunakan elektronik dapat membangkitkan kepercayaan dari masyarakat serta semakin memudahkan berbagai transaksi yang dilakukan. "Elektronifikasi memberiikan kemudahan dan kepercyaan. Dengan uang elektronik ini penyalahgunaan dapat dihindari. Masyarakat akan lebih mudah," ucapnya.
Sementara itu Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, telah bekerja sama dengan Angkasa Pura untuk mewujudkan elektronifikasi untuk parkir di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru secara 100 persen. Di mana pembayaran parkir hanya dilakukan dengan menggunakan uang elektronik.
Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah (SP PUR) Layanan Administrasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Asral Mashuri menuturkan, BI akan mencipatakan cashless society tak hanya di lingkungan bandara. Di masa yang akan datang berbagai lini seperti parkir mal dan pembayaran transportasi bus kota atau transmetro Pekanbaru juga akan dielektronifikasi.
"Setelah bandara SSK II ini kita akan melanjutkan elektronifikasi parkir di mal-mal yang ada di Pekanbaru. Selain itu, kita punya TMP juga sekarang masih tunai, nanti akan kami upayakan ke depan masyarakat yang menggunakan TMP bisa melakukan pembayaran nontunai," kata Asral.
Selain itu, Asral menyampaikan elektronifikasi dilakukan di beberapa sektor. Seperti pemerintah daerah dengan melakukan berbagai transaksi keuangan melalui rekening seperti pembayaran gaji. Kemudian elektronisasi dalam bantuan sosial, dimana saat ini bantuan sosial dilakukan secara nontunai.(adv)
Penjualan kambing kurban di Pekanbaru masih lesu saat Iduladha. Pedagang mengaku pembeli tahun ini menurun…
Bapenda Pekanbaru menggelar razia pajak kendaraan dan menemukan banyak kendaraan menunggak pajak hingga tiga tahun.
Pemprov Riau menetapkan Muhammad Haris sebagai Direktur PT SPR dan Sri Irianto sebagai komisaris melalui…
Plt Gubri SF Hariyanto melantik ratusan pejabat Pemprov Riau dan meminta seluruh ASN bekerja luar…
Polsek Tualang membekuk pasutri spesialis curanmor yang beraksi di Siak dan Pekanbaru. Polisi masih memburu…
Ribuan peserta memeriahkan Pawai Takbir Iduladha 1447 H di Bengkalis. Wabup Bagus Santoso ajak masyarakat…