Categories: Nasional

Ambisi Jadi yang Pertama Gelar 5G

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Woro-woro soal 5G di Indonesia memecut ambisi Telkomsel untuk jadi provider pertama yang menggelar 5G di Tanah Air. Operator seluler (Opsel) pelat merah itu diketahui telah beberapa kali menggelar uji coba 5G dalam berbagai use case mulai dari level konsumen hingga segmen Business to Business (B2B) dalam hal ini Industri.

Untuk dapat menggelar 5G, General Manager Network Strategic Roadmap Telkomsel Christian Guna Gustiana menyebut bahwa secara worlwide, spektrum yang direkomendasikan untuk 5G baiknya berada di 3,5 GHz dan 2,6 GHz. Sebelumnya, saat menggelar uji coba 5G di Batam, Kepulauan Riau belum lama ini, Telkomsel menggunakan spektrum 28 GHz yang disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Sayangnya di Indonesia 3,5 GHz dipakai oleh operator satelit 2,6 GHz masih dimiliki oleh MNC Group. Maka dari itu kita sedang ingin berkolaborasi dengan Kemenkominfo dan pihak operator satelit terkait," ujarnya.

Kandidat spektrum 5G di Indonesia sebelumnya juga pernah dibeberkan oleh Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kemenkominfo Ismail. Ismail mengatakan, pemerintah telah memiliki kandidat utama frekuensi untuk 5G, yakni frekuensi 26 GHz.

Sebelumnya, Ismail juga menyampaikan, ada tiga kandidat frekuensi untuk menggelar jaringan 5G. Ketiga frekuensi itu adalah 3,5 GHz, 26 GHz, dan 28 GHz. Namun, di acara ini ia menjelaskan frekuensi 3,5 GHz sudah dipakai untuk satelit.

Spektrum tersebut di atas adalah spektrum dengan kategori Upper band dan Middle band. Untuk yang lebih rendah atau lower band, pemerintah juga memiliki kandidat spektrum lain seperti 800 Mhz dan 700 Mhz. Untuk 800 MHz, frekuensi ini dimanfaatkan Opsel untuk menggelar 4G dan Kominfo percaya diri frekuensi ini dapat pula dimanfaatkan untuk 5G dengan lebih mudah.

Namun, untuk frekuensi 700 MHz saat ini masih dipakai untuk siaran televisi analog. Kemenkominfo diketahui masih memiliki pekerjaan rumah yakni mendorong agar stasiun televisi beralih ke digital agar 700 MHz dapat dibagi pemanfaatannya untuk 5G.

Kendati berambisi untuk menjadi yang pertama menggelar 5G, Telkomsel belum bisa memprediksi kapan sinyal 5G akan dikomersilkan untuk kepentingan end user. Mereka harus mempertimbangkan banyak aspek, seperti regulasi pemerintah, perangkat 5G, hingga persoalan spektrum yang masih belum rampung.

Meski begitu, seperti sudah diberitakan sebelumnya, Telkomsel diproyeksikan akan mengimplementasikan 5G untuk industri terlebih dahulu ketimbang mengkomersilkannya untuk konsumer. Sementara untuk sektor industri yang dibidik Telkomsel, jaringan 5G dikatakan sangat baik diimplementasikan untuk industri manufaktur, pertanian, pendidikan, transportasi dan kesehatan.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

12 jam ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

2 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

2 hari ago

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…

2 hari ago

Polisi Bongkar Dugaan TPPO di Bengkalis, 12 Orang Diamankan

Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…

2 hari ago

Belajar Jadi Jurnalis, Puluhan Siswa SMP Global Andalan Kunjungi Redaksi Riau Pos

Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…

2 hari ago