Categories: Nasional

Pemberantasan Belum Maksimal

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai mengakui jika pemberantasan narkoba di Kota Dumai belum maksimal. Dumai masih menjadi pintu masuk penyeludupan barang haram tersebut. Namun instansi yang dipimpin AKBP Thamrin Parulian ini mengaku tetap berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pemberantasan narkoba.

Tidak hanya melakukan penangkapan, mereka juga melakukan sosialisai ke berbagai pihak mulai di lingkungan masyarakat, sekolah, kampus, instansi pemerintah dan pihak swasta. "Saya akui Dumai memang menjadi pintu masuk, hampir 80 persen penangkapan narkoba di luar Dumai pasti masuknya lewat Dumai," ujarnya, Rabu (18/12).

Ia mengatakan itu karena Dumai memiliki jalur dan garis pantai yang cukup panjang dan memiliki hampir 1.000 pelabuhan tikus yang menjadi tempat paling rawan masuknya narkoba. "Untuk itu, kami tidak bisa bekerja sendiri, semua pihak harus bersama-sama menjadikan narkoba sebagai musuh bersama," tuturnya.

Kendati memiliki keterbatasan baik dari segi anggaran, sarana, dan prasarana, pihaknya tetap berusaha semaksimal mungkin. "Tahun ini kami hanya ditargetkan tiga laporan penangkapan, namun kami berhasil melebihi itu, setidaknya ada 10 laporan dengan 10 tersangka yang sudah diputuskan dan dalam proses hukum," tuturnya.

Ia mengatakan dalam 2019 ini, pihaknya mengamankan 248,35 gram narkoba jenis sabu-sabu, 30 butir ekstasi dan beberapa paket ganja. "Ke depan kita akan tingkatkan lagi kinerja pemberantasan narkoba, kami juga terus berkoordinasi dengan BNN provinsi maupun pusat untuk penangkapan narkoba dengan jumlah yang besar," tuturnya.(ade)

Laporan Hasanal Bulkiah, Dumai

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Lift Barang Jatuh dari Lantai 7, Tiga Pekerja Kritis

Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…

5 jam ago

PLN Kebut Perluasan Listrik di Meranti, Jaringan Baru Tembus 40,25 KMS

PLN percepat perluasan jaringan listrik di Kepulauan Meranti hingga 40,25 KMS. Ratusan KK di pelosok…

5 jam ago

DPRD Bengkalis Soroti Pemadaman Listrik, PLN Diminta Benahi Sistem

Pemadaman listrik di Bengkalis disorot DPRD. PLN diminta perbaiki sistem, atur jadwal lebih manusiawi, dan…

6 jam ago

Elpiji 3 Kg Langka di Meranti, Warga Sudah Dua Hari Keliling Cari Gas

Kelangkaan elpiji 3 Kg terjadi di Meranti akibat distribusi terlambat. Warga kesulitan mendapat gas, pemerintah…

10 jam ago

RS Awal Bros Gandeng BRI Life, Luncurkan Layanan Premium The Private Suites

RS Awal Bros dan BRI Life meluncurkan The Private Suites, layanan rawat inap premium berstandar…

11 jam ago

Jukir Nakal di Cut Nyak Dien Diperingatkan, Tarif Parkir Tak Boleh Seenaknya

Dishub Pekanbaru beri peringatan jukir di Cut Nyak Dien usai aduan tarif parkir mahal. Pelanggaran…

12 jam ago