Categories: Pekanbaru

Fasilitas Baru Rusak, Halte TMP Pekanbaru Dipenuhi Coretan Tak Pantas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aksi vandalisme terhadap fasilitas umum di Pekanbaru masih terus terjadi. Kali ini, halte bus Trans Metro Pekanbaru yang baru direvitalisasi menjadi sasaran coret-coretan yang mengganggu kenyamanan pengguna.

Dari pantauan di lapangan, berbagai tulisan hingga gambar yang tidak pantas terlihat memenuhi sejumlah bagian halte. Bahkan, beberapa coretan menutupi informasi penting yang seharusnya dibaca oleh penumpang.

Salah seorang pengguna halte, Isabilla (19), mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Ia mengaku hampir setiap kali menunggu bus, selalu melihat coretan yang semakin hari semakin banyak.

“Sudah lama seperti ini. Ada tulisan kasar dan gambar yang tidak jelas,” ujarnya.

Ia berharap adanya langkah nyata dari pihak terkait untuk mencegah aksi serupa, seperti pemasangan kamera pengawas (CCTV), pemberian sanksi tegas kepada pelaku, hingga penyediaan ruang khusus bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kreativitas mural.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi fasilitas halte yang kurang memadai, terutama pencahayaan. Menurutnya, halte yang gelap dan berada di lokasi sepi membuka peluang terjadinya vandalisme.

“Lampunya perlu diperbaiki. Karena sepi, jadi ada kesempatan untuk corat-coret. Harus ada pengawasan lebih ketat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan bahwa aksi vandalisme terhadap fasilitas publik tidak bisa ditoleransi.

Ia menyebut masih banyak halte bus yang dipenuhi coretan, bahkan mengalami kerusakan akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, aksi tersebut diduga dilakukan oleh kalangan muda yang sekadar iseng. Namun, ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tetap termasuk perusakan fasilitas umum.

Pemerintah Kota Pekanbaru, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menangani kasus ini. Bahkan, aparat telah mengamankan sejumlah pelaku vandalisme halte bus TMP.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah demi menciptakan lingkungan kota yang aman dan nyaman.

“Kami berharap masyarakat ikut merawat fasilitas yang ada. Peran bersama sangat penting, dan kami juga mendorong penegakan hukum agar pelaku mendapat efek jera,” tegasnya. (ayi)

Redaksi

Recent Posts

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

2 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

2 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

3 hari ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

3 hari ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

3 hari ago

Kesaksian Plt Kadis Perkim Pekanbaru di PN Pekanbaru: Diperas Rp35 Juta Bermodus Berita Flexing

Plt Kadis Perkim Pekanbaru Martin Manoluk memberikan kesaksian di PN Pekanbaru terkait dugaan pemerasan dan…

3 hari ago