Categories: Nasional

Sosialisasikan Perbub Protokol Kesehatan

KAMPAR, (RIAUPOS.CO) – Usai mengikuti apel Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 44 tahun 2020 yang dipimpin langsung oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri langsung sosialisasi. Sosialisasi Perbup tentang pendisiplinan penerapan prokol kesehatan Covid-19 itu diintensifkan menjelang awal pekan mendatang.

Yusri yang juga merupakan Koordinator Tim II Sosialiasi ini menyebutkan, sosialisasi pada Jumat (18/9) itu fokus menyasar masyarakat dan usahawan yang beroperasi di wilayah Bangkinang Kota tepatnya di pasar bawah Bangkinang. Hal ini dilakukan agar masyarakat menyadari pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

"Sasaran pemerintah mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Bukan pada denda yang ditimbulkan akibat tidak mematuhi protokol kesehatan, melainkan mengajak masyarakat agar tetap sehat, tidak terinfeksi virus Covid 19," kata Yusri.

Yusri menyebutkan, Perbup Nomor 44 Tahun 2020 tersebut dibuat dalam upaya untuk melindungi masyarakat agar tetap aman dalam beraktifitas. Dirinya meminta, Perbup itu jangan disalahartikan sebagai langkah untuk mempersulit masyarakat dalam melakukan aktifitas. Tapi justru, kata dia, hendakya peraturan ini dijadikan sebagai sarana agar semua tetap aman dari penularan Covid-19.

Pada sosialisasi yang digelar sejak pagi itu, Tim gabungan tersebut sudah menerapkan sanksi sosial bagi masyarakat yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan. Mereka yang tidak memakai masker langsung diminta menyapu jalan. Ada juga para pemuda yang kena sanksi fisik. Mereka diminta melakukan gerakan push up sebanyak 10 kali.

Pada sela-sela kegiatan itu Yusri juga berpesan kepada para aparatur penegak hukum untuk dapat melaksanakan peraturan tersebut dengan tetap mengedepankan rasa humanis. Sehingga Masyarakat tidak merasa trauma yang justru malah akan lebih memperlemah sistem imun. Sehingga menjadikan masyarakat akan mudah untuk terserang penyakit.

"Kepada masyarakat Kabupaten Kampar kami mengimbau agar mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Dan tetap mematuhi ‘4 M’. yakni memakai masker sebagai kewajiban, mencuci tangan selalu dengan sabun, menjaga jarak, dan meningkatkan imun tubuh," pintanya.(yls)

Laporan : Hendrawan (Bangkinang)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Bangunan Bersejarah Rohul Dibersihkan, Pj Sekda Ajak Hidupkan Goro

Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…

3 jam ago

Tinggal Tunggu SK Mendagri, 19 Desa di Rohul Siap Naik Status

Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…

6 jam ago

30 Ton Ikan Mati, DPRD Minta DLH Transparan Soal Sungai Tapung

DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…

7 jam ago

BPNT Segera Cair di Meranti, 41 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…

7 jam ago

Mulai Jumat Ini, ASN Kuansing Kerja dari Kecamatan, Wajib Naik Sepeda!

Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…

7 jam ago

146 Peserta Berebut Beasiswa Penuh YPCR 2026, Ini Tahapan yang Harus Dilewati

146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…

7 jam ago