donor-darah
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari sedang ada iven donor darah yang diselenggarakan pada akhir pekan. Nisa yang saat itu sedang lewat tiba-tiba merasa ingin donor darah, padahal ia belum pernah donor darah sebelumnya. Ia pun mendaftar dan mengantre untuk dicek apakah ia bisa mendonorkan darahnya atau tidak.
Tiba saatnya giliran Nisa untuk dicek. Namun, petugas Palang Merah Indonesia (PMI) hanya tersenyum kepada Nisa, sebelum akhirnya menjelaskan kepadanya bahwa ia tidak bisa mendonorkan darahnya.
“Alamak, harusnya adek yang dapat donor,” katanya.
Petugas itu pun menjelaskan kepada Nisa, bahwa penting untuk memperhatikan kesehatan diri sendiri. Ia juga menjelaskan jika Nisa memiliki anemia, tak lupa ia memberikan saran-saran untuk Nisa agar bisa menjaga kesehatannya.(anf)
Petani di Pelalawan diduga diserang beruang madu saat menyadap karet. Korban terluka parah dan dirawat…
Monyet liar yang menyerang warga di Tembilahan belum tertangkap. Korban bertambah menjadi 17 orang, tim…
Pelajar SMP berusia 13 tahun dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Siak. Tim BPBD dan…
Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…
Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…
Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…