Categories: Nasional

Untung Cuma 300 Ribu, Terancam Penjara Empat Tahun

Siapa bilang mencari duit haram itu lebih mudah daripada mencari duit halal. Ini bisa ditanyakan lagi ke YJS (38), tersangka kasus tindak pidana pertolongan jahat alias tukang tadah. Ternyata, untung yang didapatkan YJS sangat kecil bila dibanding dengan risiko yang harus ditanggungnya.

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Kota

Kisah YDS menjadi penadah ini terungkap ketika Satreskrim Polresta Pekanbaru melakukan pengembangan terhadap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dengan tersangka IP. Usut punya usut, ternyata IP yang telah berhasil menggondol sepeda motor menawarkan barang curiannya itu kepada YJS. Bahkan kepada kepolisian, IP menyebutkan berapa nominal yang dia tawarkan ke penadah YJS.

”Dari hasil pengembangan pelaku curanmor inisial IP, motor curian tersebut ditawarkan kepada penadah YJS (38).  YJS membeli motor tersebut seharga Rp 2,7 juta,” jelas Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan SH SIK, Sabtu (16/4).

Mendapatkan informasi tersebut,  Kompol Andrie langsung menurunkan Tim Opsnal Resmob Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru untuk mengintai keberadaan YJS. Tidak lama, YJS berhasil diamankan pada Ahad (10/4) di kediamannya, Jalan Merak, Kecamatan Marpoyan.

Usai tertangkap, YJS mengakui perbuatannya tersebut. Sebagai pendah, YJS cukup lihai menjual kembali barang tadahannya. Karena ketika diamankan, motor curian IP itu sudah dijual kembali. Hanya saja, keuntungannya sangat tipis, hanya Rp300 ribu.

”YJS  ini mengakui perbuatannya dan mengakui motor tersebut telah dijual kembali kepada seseorang dengan inisial H seharga Rp3 juta,” kata Kompol Andrie.

Karir YJS sebagai penadah langsung berakhir, Satreskrim Polresta Pekanbaru juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street Warna Hitam. Atas perbuatannya tersebut, YJS diancam dengan Pasal 480 KUHPidana.

Untung yang didapatnya hanya sekitar 300 ribu dari selisih jual-beli motor curian, YJS malah terancam empat tahun mendekam di balik jeruji besi.***

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Ratusan Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Riau, Sempat Terlibat Saling Dorong dengan Aparat

Ratusan mahasiswa Unri menggelar demo di Kantor Gubernur Riau. Mereka menuntut pendidikan gratis 12 tahun…

9 jam ago

Pacu Jalur 2026 Digelar, Truk Angkutan Berat Dilarang Melintas di Telukkuantan, Ini Rute Pengalihan Selama Pacu Jalur

Pemkab Kuansing melarang truk angkutan berat melintas Telukkuantan 17-24 Agustus selama Pacu Jalur 2026 demi…

12 jam ago

15 Tim Berebut Gelar Juara Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang, Persaingan Diprediksi Sengit

Sebanyak 15 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang…

12 jam ago

Pengembang The Peak Hotel Pekanbaru Dinyatakan Pailit, Begini Nasib Pemilik Apartemen

PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…

18 jam ago

Kelebihan Bayar Seragam SMAN di Riau, Sejumlah Kepala Sekolah Dipanggil untuk Diperiksa

Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…

18 jam ago

Hasil Tes Negatif, Monyet yang Ditangkap Usai Serang Warga Tembilahan Masih Diobservasi

Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…

19 jam ago