Categories: Nasional

Resimen Azov Bertarung Pertahankan Mariupol dari Agresi Rusia

KIEV (RIAUPOS.CO) – Pertempuran berkecamuk antara Resimen Azov Ukraina melawan pasukan Rusia untuk menguasai pabrik baja Azov di Mariupol. Meski demikian, laporan mengenai status salah satu fasilitas industri utama Ukraina itu masih simpang-siur.

Pada Jumat (18/3) malam waktu setempat, seorang penasihat pemerintah melaporkan pabrik itu berada di tangan Rusia setelah pertempuran yang sedang berlangsung dengan pasukan Ukraina.

Namun, dalam pembaruan Sabtu (19/3), Batalion Azov, yang memiliki basis besar di Mariupol, mengatakan, pabrik itu tetap berada di tangan mereka.

"Musuh belum sampai sejauh ini ke kota. Angkatan Laut Ukraina, bersama dengan Batalion Azov, bersama dengan polisi, terus mempertahankan kota dan warga sipilnya," kata anggota batalion Vladislav Sobolievskyi seperti dilandir CNN, Sabtu (19/3/2022).

"Hari ini pabrik baja Azov berada di bawah kendali kami. Serangan udara menghantam seluruh kota, termasuk pabrik, tetapi musuh belum meletakkan tangannya di pabrik kami," sambungnya.

Sebagai informasi, Batalion Azov atau yang dikenal dengan Resimen Azov merupakan paramiliter atau pasukan milisi relawan Ukraina yang didirikan pada Mei 2014.

Para batalion yang sebagian besar bermarkas di Kota Mariupol merupakan kelompok militer yang terlatih dengan baik dan terdiri dari nasionalis dan radikal sayap kanan.

Rusia pun menuduh Batalion Azov sebagai kelompok ekstremis neo-Nazi yang mengganggu stabilitas keamanan di negara mereka.

Mulanya, Azov merupakan milisi sukarelawan yang dibentuk di kota Berdyansk untuk mendukung tentara Ukraina dalam memerangi separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

Beberapa pejuangnya berasal dari kelompok sayap kanan Pravyi (Sektor Kanan), yang anggota intinya merupakan warga Ukraina timur dan berbicara bahasa Rusia.

Kelompok itu juga sempat menganjurkan persatuan bangsa Slavia Timur yang terdiri dari Rusia, Belarusia, dan Ukraina. Kala itu, para pejuang Azov terdiri dari pendukung sepakbola dan yang lainnya dari kalangan nasionalis.

Sumber: AFP/CNN/Reuters/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

40 menit ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

1 jam ago

Menang 38-23 atas Dharma Loka, SMP ICS Pekanbaru Tantang Al Azhar di Semifinal

SMP ICS Pekanbaru sukses mengamankan tiket semifinal Riau Pos-HSBL 2026 usai menundukkan SMP Dharma Loka…

2 jam ago

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Polresta Pekanbaru Bagikan 1.300 Masker N95 ke Pengendara

Satlantas Polresta Pekanbaru membagikan 1.300 masker N95 gratis di Jalan Diponegoro guna meminimalisir risiko ISPA…

2 jam ago

Kapolda Riau dan Ustaz Abdul Somad Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang

Kapolda Riau Herry Heryawan dan Ustaz Abdul Somad meresmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang untuk pendidikan…

2 jam ago

Wako Agung Tegaskan Dukungan untuk PSPS, Bidik Promosi ke Liga 1

Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan dukungan untuk PSPS dan mengajak suporter menjaga sportivitas demi target…

3 jam ago