Categories: Nasional

RSUD Dumai Tiadakan Jam Besuk Pasien

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Kasus Covid-19 sudah masuk ke Riau. Untuk mengantisipasi pendemi global tersebut manajemen RSUD Kota Dumai meniadakan jam besuk pasien sejak, Rabu (18/3) kemarin.

Direktur RSUD Kota Dumai drg Ridhonaldi mengatakan, upaya pencegahan tersebut dalam rangka menindaklanjuti keputusan pemerintah menetapkan status Darurat Bencana Nasional
Pandemi СOVID-19 dan Surat Edaran Gubernur Riau Nomor: 81/SE/2020 tanggal 15 Maret 2020 tentang kewaspadaan dan Pencegahan Penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) bahwa sebagai upaya aktif untuk mengantisipasi penyebaran dan perkembangan di RSUD Kota Dumai.

"Benar sejak Rabu (18/3), jam  kunjung pasien ditiadakan sampai batas waktu
yang akan diberitahukan kemudian," ujarnya.

Selain itu, RSUD Kota Dumai  hanya mengizinkan penunggu pasien sebanyak maksimal dua orang yang dalam keadaan sehat alias tidak sedang demam dan flu.

"Setiap kepala ruangan dan kepala tim perawatan pasien wajib menyampaikan informasi ini kepada keluarga pasien yang sedang rawat inap dan  bagian pendaftaran pasien diharapkan pemberitahukan kebijakan ini sejak dari awal pasien masuk," tuturnya.

Untuk hal itu, Ridho mengatakan satpam diharap standby dan menjaga ketat di depan pintu masuk area pelayanan rawat inap, rawat jalan dan IGD untuk mencegah pengunjung masuk dan melakukan screening kepada penunggu/pengantar pasien. "Penunggu pasien akan diberikan kartu tunggu dan sebelum masuk ke area RS akan dilakukan pengukuran suhu badan oleh petugas rumah sakit dan cuci tangan dengan hand sanitizer yang telah disediakan," tuturnya.

Selanjutnya, pasien rawat jalan atau poliklinik maupun IGD memasuki RS diantar oleh satu orang
pengantar untuk mengurangi kepadatan.

"Pengantar pasien harus dalam keadaan sehat (tidak sedang FLU / demam) dan anak-anak dibawah 12 tahun dilarang berada dilingkungan RS kecuali untuk kepentingan pengobatan," jelasnya.

Dikatakannya, kebijakan tersebut berlaku sejak, Rabu (18/3) kemarin hingga waktu yang ditentukan kemudian hari. "Jadi jika keadaan sudah kembali normal, baru RSUD di buka seperti biasanya," tutupnya.

 

Laporan: Hasanal Bulkiah

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

1 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

1 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

2 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

2 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

2 hari ago