bumkam-syariah-jauhkan-dari-riba
SIAK (RIAUPOS.CO) — Bupati Siak Alfedri berharap badan usaha milik kampung (BUMKam) dan koperasi beralih ke syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota.
"Ajaran agama kita tidak hanya menyuruh salat, zakat, puasa dan berhaji saja, namun lebih itu kita dituntut oleh Islam bagaimana menerapkan sistem Islam tentu ekonomi syariah yang bebas dari transaksi riba," ujar Alfedri, akhir pekan kemarin.
Dirinya berharap pada 2020, banyak BUMKam dan koperasi beralih ke syariah, serta lebih baik dari tahun sebelumnya. Dengan ditetapkannya BUMKam Pandan Makmur Kecamatan Koto Gasib yang merupakan BUMKam kedua menjadi syariah, berharap lebih maju lagi dengan didukung berbagai usaha-usaha terobosan yang dilajukan pengurus. Sehingga meningkatkan pendapatan anggota dan kemudahan berusaha untuk meningkatkan ekonomi di kampung.
"Harapan ke depan, BUMKam lainnya beralih dari konvensional ke syariah yang dapat meningkatkan kesejahteraan khususnya anggota," katanya.(wik)
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…
Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…
Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…