jaringan-5g-sebelum-2024
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah menargetkan jaringan 5G sudah dapat direalisasikan sebelum ibu kota dipindahkan ke Kalimantan Timur, pada 2024. “Saya kira sudah siap karena ada uji coba. Berarti 5G sudah harus bisa diimplementasikan paling lambat (ketika) ibu kota negara (pindah),” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate di Jakarta, Jumat (17/1).
Sebelum komersialisasi, pemerintah mengharapkan jaringan 5G selayaknya sudah bisa digunakan di sektor industri manufaktur. Pemerintah dalam rangka menyiapkan 5G juga sedang menggodok regulasi maupun frekuensi yang akan digunakan, baik dari low band, middle band maupun high band.
Sementara itu, dari segi teknologi, Menkominfo menyatakan saat ini belum memutuskan akan menggunakan teknologi apa, karena banyak hal yang harus dipertimbangkan dari 5G, termasuk di antaranya manfaat ekonomis.
“Yang kita dorong sekarang ekosistemnya, siap atau tidak,” kata Johnny. Mengenai ibu kota baru, Johnny menyatakan 5G perlu dapat digunakan untuk mendukung pemerintahan digital maupun bisnis secara digital. (ant/jpnn)
Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…
Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…
BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…
Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…
PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…
Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…