vaksin-sputnik-v-mampu-80-persen-lawan-omicron
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Studi The Gamaleya Center bekerja sama dengan The Russian Direct Investment Fund (RDIF) menemukan efikasi vaksin Sputnik V yang ditambah dengan suntikan penguat atau booster Sputnik Light mencapai 80 persen dalam melawan varian Covid-19 Omicron.
’’Kami menerapkan pendekatan vaksinasi dengan Sputnik V, kemudian dalam rentang waktu tertentu kembali disuntikan booster akan menetralkan virus Omicron hingga 80 persen,” kata Direktur Institut Riset Epidemiologi dan Mikrobiolgi Gamaleya Alexander Gintsburg dalam konferensi pers yang disiarkan secara virtual dari Rusia, Jumat (17/12/2021) malam.
Dia menjelaskan, pihaknya meneliti sampel pelancong setelah bepergian dari luar negeri, kemudian menjalani isolasi dan diidentifikasi terinfeksi Omicron.
Antibodi penawar virus terhadap Omicron ditemukan lebih tinggi dalam rentang waktu dua hingga tiga bulan setelah disuntikkan booster Sputnik Light daripada antibodi yang berkembang terhadap varian lain dalam rentang waktu enam bulan dan hanya mendapatkan vaksin Sputnik V.
’’Kami berkesempatan untuk meneliti secara detil. Vaksinasi telah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan kami dan Federasi Rusia yang menggunakan vaksin Sputnik V dan kami menyarankan untuk kembali divaksin menggunakan booster,” katanya.
Gintsburg menyimpulkan, pendekatan vaksinasi dengan Sputnik V berikut booster Sputnik Light juga efektif untuk melawan varian Delta, meskipun vaksin Sputnik V itu sendiri juga menunjukkan aktivitas penetralan virus dalam melawan varian Omicron yang efektif mencegah penyakit berat dan rawat inap.
Sumber: JPG/Antara/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…
Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…
Ratusan mahasiswa dan petani kelapa menggelar aksi di Kantor Bupati Inhil. Mereka mendesak pemerintah memperjuangkan…
Penerima bansos di Siak menurun pada triwulan III. Dinsos menyebut pindah, pinjol hingga judol sebagai…
Video pasien koma viral di media sosial. Keluarga menyoroti lamanya proses rujukan, sementara RSUD Bagansiapiapi…
Sebanyak 14 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Seri…