Salah Hari
(RIAUPOS.CO) — Suatu pagi, DN (16) kaget saat melihat jam di dinding menunjukkan pukul 07.30 WIB. DN yang masih setengah sadar karena baru bangun tidur itu langsung saja pergi ke kamar mandi. Ia terburu-buru karena harus ke sekolah. Semua orang di rumahnya bingung. Tapi mereka hanya diam.
Begitu selesai mandi, DN kembali melihat ke jam dinding. Ia makin terburu-buru. Sampai-sampai minta tolong bundanya menyiapkan seragamnya.
Si bunda berpikir, anak bujangnya itu ada perlu di sekolah sehingga terburu-buru. Seragam putih abu-abu pun disiapkan.
Silesai berpakaian, DN langsung pergi dengan sepeda motornya. Sampai-sampai DN tak mendengarkan pertanyaan sang bunda.
Setengah jam berlalu. DN tiba kembali ke rumah. Wajahnya cemberut dan terlihat kesal.
"Kenapa sudah pulang, Nak?" tanya bundanya yang ikut kebingungan.
Tapi DN malah mengomel. "Bunda…. Kok nggak bilang sih ini hari Ahad! Aku jadi malu, Bunda. Tadi cepat-cepat ke sekolah. Pas sampai gerbang tak ada orang ke sekolah. Malah diketawain sama Pak satpam. Katanya ini masih hari Ahad," celetuk DN. Alamaak!!
Mendengar itu, sang bunda tertawa kecil. Namun, karena tidak ingin hati anaknya terluka ia mencoba menasehatinya.
"Itulah abang. Kan bunda sudah tanya tadi kenapa kok abang buru-buru pakai baju sekolah di hari Ahad? Tapi abang langsung pergi. Ya bunda pikir ada kegiatan lain di sekolah, makanya bunda diam saja," kata bunda.(ayi)
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…