Categories: Nasional

2 Puskesmas Kekurangan Meubelair, Warga Nikmati Fasilitas Seadanya

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Untuk pelayanan masyarakat di fasilitas kesehatan (faskes) milik  Pemerintah Kabupaten Rohul seperti Puskesmas yang ada di 16 kecamatan, sebanyak 23 Puskesmas sebagian kecil keberadaan faskes di kecamatan masih dikeluhkan oleh masyarakat. 

Bukan dari sisi tenaga medis yang dikeluhkan, tapi dari sisi kenyaman pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berkunjung untuk berobat ke puskesmas yang minim pengadaan meubelair. Informasi yang dirangkum Riau Pos di lapangan, dari 23 Puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan se Rohul, diketahui saat ini ada dua puskesmas yang belum sama sekali pengadaan meubelair. Sehingga pihak puskesmas melayani masyarakat yang berobat dengan seadanya.

Dua puskesmas yang tidak ada sama sekali meubelair tersebut, diantaranya Puskesmas Tambusai II (Dua) di Desa Suka Maju yang baru beroperasi diawal tahun 2021. Kemudian Puskesmas Kunto Darussalam II di Desa Muara Dilam yang beroperasi tahun 2019. 

"Kita minta pemerintah daerah dan DPRD Rohul untuk dapat memprioritaskan pengadaan meubelair di Puskesmas Tambusai Utara II di Desa Suka Maju. Karena  disaat ada orangtua yang sakit dibawa berobat ke Puskesmas, kebingungan mau duduk dimana. Seharusnya, disaat Puskesmas dioperasikan, sarana dan fasilitas termasuk meubelair sudah harus diadakan oleh Pemkab Rohul,"tutur Gunawan kepada Riau Pos, Jumat (15/10).

 Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rohul dr Bambang Triono melalui Kabid Sumberdaya Kesehatan dan Kefarmasian dr Parlin menjawab Riau Pos, Jumat (15/10) menyebutkan, apa yang menjadi keluhan masyarakat terhadap kenyamanan pelayanan di 2 Puskesmas yakni Puskesmas Tambusai II dan Puskesmas Kunto Darussalam II tidak bisa dipungkiri.

Ditegaskannya, untuk pengadaan meubelair di 2 Puskesmas tersebut, Diskes Rohul setiap tahun mengusulkan anggarannya di dalam APBD Rohul, namun sampai saat ini belum terealisasi. ‘’Yang jelas, kami dari Diskes Rohul setiap tahun mengusulkan anggaran untuk pengadaan meubilair di 2 Puskesmas tersebut. Belum diakomodir mungkin karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Kita akan berusaha semaksimal mungkin,"ujarnya.(epp)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

21 jam ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

22 jam ago

Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…

1 hari ago

16 ASN Pemko Pekanbaru Resmi Dilantik, Wako Agung: Kinerja Akan Terus Dievaluasi

Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…

1 hari ago

Masih Nekat Buang Sampah Sembarangan, 29 Pelanggar di Pekanbaru Ditindak DLHK

DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…

1 hari ago

Aksi Standing di Jembatan Rantau Berangin Berujung Petaka, Pemuda Kampar Jatuh ke Sungai Kampar

Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…

1 hari ago