Ilustrasi Pembajak. Menurut informasi yang didapat pihak Polda Maluku tiga orang pembajak menggunakan pedangan katana saat melancarkan aksinya. (DOK PIXABAY)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kapal Motor (KM) Mina Sejati dibajak di perairan Tual, Maluku pada Sabtu (17/8). Sebanyak 18 anak buah kapal (ABK) saat ini masih dalam peyanderaan pembajak.
"18 orang ABK masih berada di kapal yang dibajak, namun nasibnya kami belum ketahui," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Roem Ohirat saat dikonfirmasi, Ahad (18/8).
Roem menjelaskan, pihaknya masih menelusuri keberadaan KM Mina Sejati. Dari pemeriksaan awal terhadap ABK, diduga pembajakan ini berlatar dendam.
"Motifnya yang kami dapat masih karena dendam," ucap Roem.
Dugaan adanya dendam dibalik pembajakan dilihat dari motif pelaku pembajakan. KM Mina Sejati diduga dibajak oleh tiga awak kapal.
"Informasi dari yang selamat penyanderaan, para pelaku mengancam dengan menggunakan samurai (pedang katana, red)," jelas Roem.
Menurutnya, sembilan orang yang berhasil melarikan diri dengan menyeburkan ke luat, dua orang diantaranya tewas. Para ABK yang berhasil melarikan diri langsung dievakuasi oleh Basarnas serta dibantu nelayan.
"Sekitar sembilang orang cebur ke laut dan dievakuasi oleh kapal nelayan yang berada di sekitar perairan tersebut, tujuh orang dikatakan selamat dan dua orang dinyatakan meninggal dunia," tegasnya.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…