KONFERENSI PERS: Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal (tengah) bersama Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Novel Baswedan, Nur Kholis (kiri) dan Hendardi (kanan) memberikan keterangan saat konferensi pers hasil investigasi TGPF di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/7/2019). (MIFTAHULHAYAT/JPG)
Ketua Tim Pakar Nur Kholis menjelaskan, pemeriksaan ulang telah dilakukan terhadap semua saksi, olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga orang yang selama ini diduga menjadi pelaku. Hasilnya, memang belum ditemukan bukti siapa pelakunya.
â€Alibi orang yang diduga menjadi pelaku berinisial ML itu ternyata benar,†paparnya.
Namun, tim cenderung pada fakta lainnya. Yakni, kedatangan orang tak dikenal pada 5 April ke rumah Novel, tujuh hari sebelum penyiraman terhadap penyidik KPK tersebut. Orang tak dikenal ini mendatangi rumah Novel dengan bertanya mencari gamis.
â€Namun, mencari gamis untuk lelaki,†tuturnya.
Diduga orang tak dikenal ini terhubung dengan penyiraman terhadap Novel. Lalu, juga pada 10 April ada dua orang tak dikenal yang nongkrong di masjid dekat tempat wudhu. Keduanya tidak jelas tujuan berada di sana saat subuh. â€Sehari sebelum kejadian penyiraman,†paparnya.(idr/tyo/ted)
>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin
Narkoba jadi krisis multidimensi di Indonesia, rusak sosial hingga kepercayaan hukum. Dibutuhkan solusi menyeluruh dan…
Ikan mati massal di Sungai Tapung, 450 warga terdampak. Nelayan desak kompensasi, hasil uji DLH…
Lubang besar di Jalan Penganyoman Rohul ancam keselamatan pengendara. Warga minta segera diperbaiki, PUPR pastikan…
Satpol PP Pekanbaru tertibkan puluhan lapak PKL di Kecamatan Sail karena ganggu trotoar dan estetika…
Pemprov Riau tegaskan tidak ada pengangkatan tenaga ahli desa, melainkan tim asistensi untuk dukung program…
Pemkab Inhil siapkan relokasi Pasar Subuh ke lokasi baru dengan fasilitas lebih lengkap demi kenyamanan…