Categories: Nasional

Muncul Desakan Evaluasi Hasil Seleksi PTP

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Riau, berencana melaporkan hasil seleksi Pejabat Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan mengirimkan surat ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pasalnya, dari 72 nama yang lulus dalam tiga besar, ada satu nama yang diusulkan dalam dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua KIB Riau Haryadi mengatakan, dalam surat laporan yang akan mereka kirimkan ke KASN tersebut  diantaranya akan mempertanyakan terkait hasil akhir seleksi yang telah diserahkan tim Pansel kepada Pemerintah Provinsi Riau.

“Dalam keputusan tim Panitia seleksi (Pansel) PTP Pemprov Riau bernomor 22/Pansel/JPTP/2020. Dari 72 orang peserta yang lulus seleksi tiga besar, ada salah satu peserta yakni atas nama Purnama Irawansyah ada pada usulan dua jabatan. Untuk itu kami minta tim KASN untuk dapat mengevaluasi hasil seleksi tersebut,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua tim Pansel assessment PTP Pemprov Riau, Prof Ashaluddin Jalil mengatakan, pada tahapan akhir seleksi. Terdapat 114 peserta yang berhak mengikuti proses seleksi akhir yakni pembuatan makalah dan wawancara. 

“Setelah pelaksanaan seleksi pembuatan makalah dan wawancara, maka nilai yang diperoleh diintegrasikan dengan nilai sebelumnya, yakni seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural. Dari total nilai yang telah diintegrasikan, Pansel menetapkan tiga pelamar terbaik dan seterusnya disampaikan kepada Gubernur Riau untuk dipilih salah satunya yang akan memangku jabatan,” jelasnya.

Untuk penetapan tiga nama tersebut, lanjut Prof Ashaluddin, dilakukan dengan cara memilih pelamar yang memilih jabatan tertentu sebagai pilihan pertama dengan nilai tertinggi, berurut ke bawah. Apabila pada satu jabatan pelamar yang pilihan pertamanya belum terpenuhi, maka dilakukan dengan mengambil pelamar pada pilihan kedua dengan pertimbangan rekam jejak jabatan dan kualifikasi pendidikan.

Terkait adanya peserta atas nama Purnama Irawansyah yang direkomendasikan pada dua jabatan, yakni Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Kepala Bappedalitbang. Prof Ashaluddin menjelaskan, bahwa jabatan kepala Bappedalitbang dilamar oleh enam peserta yakni, Asrizal, M Azza Faroni, Kamsol, Purnama Irawansyah, Emri Juli Harnis dan Sofyan. 

“Sedangkan yang memilih Bappedalitbang sebagai jabatan prioritas hanya dua peserta yakni Emri Juli Harnis dan Sofyan Hadi. Asrizal dan M. Azza Faroni memilih jabatan kepala Disperindagkop dan ukm. Kamsol memilih kepala dinas pendidikan dan Purnama Irawansyah memilih kepala dinas pangan, tanaman pangan dan holtikultura,” paparnya.

“Sehingga terdapat kekurangan jumlah peserta yang akan direkomendasikan pansel kepada gubernur pada jabatan kepala Bappedalitbang. Direkomendasikannya juga peserta atas nama Purnama Irawansyah pada jabatan kepala Bappedalitbang, dengan pertimbangan pengalaman atau rekam jejak jabatan dan kualifikasi pendidikan yang bersangkutan,” sambungnya.(sol)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tanpa Konflik, PTPN IV PalmCo Pulihkan 223 Hektare Aset Negara

PTPN IV PalmCo berhasil pulihkan 223 hektare aset negara lewat pendekatan humanis tanpa konflik, sekaligus…

4 jam ago

Daihatsu Gran Max Tampil di GIICOMVEC 2026, Jadi Andalan Pelaku Usaha

Daihatsu tampil di GIICOMVEC 2026 dengan Gran Max multifungsi sebagai solusi mobilitas dan pendukung usaha…

5 jam ago

IMA Pekanbaru Satukan Member Lewat Halalbihalal dan Program Baru

IMA Pekanbaru gelar halalbihalal sekaligus realisasikan program arisan untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antaranggota.

5 jam ago

Ratusan Dapur Beroperasi, Program MBG Jangkau 1,5 Juta Warga Riau

Program MBG di Riau telah menjangkau 1,5 juta warga. Selain meningkatkan gizi, program ini juga…

5 jam ago

Pemilihan RT/RW di Pekanbaru Hampir Tuntas, Pelantikan Segera Digelar

Pemilihan RT/RW di Pekanbaru hampir selesai. Pemko siapkan pelantikan serentak usai masa sanggah untuk menjamin…

6 jam ago

Dentuman DJ Ganggu Warga, Pedagang Kuliner Malam Ditegur

Satpol PP Pekanbaru menegur pedagang kuliner malam yang memutar musik DJ karena dinilai mengganggu kenyamanan…

6 jam ago